SketsaNusantara.id - Persoalan sampah di Jawa Timur menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, termasuk yang terjadi di Jember.
Ketua Pokja Sampah DPRD Jawa Timur H Satib, memberikan bantuan berupa kendaraan roda tiga kepada pengelola Bank Sampah Jawa Asri di Kecamatan Sumbersari.
Bantuan ini sebagai langkah konkret dalam memecahkan persoalan sampah, yang hingga hari ini masih belum terkelola dengan baik.
“Bila melihat data, pada tahun 2025 Jawa Timur ada sebanyak 6,5 juta ton sampah, namun untuk pengelolaannya masih sangat minim,” ujar Satib saat dikonfirmasi, Sabtu 29 November 2025.
Dari angka tersebut, ia menjelaskan jika yang bisa dikelola dengan baik sekitar 59 persen dan sisanya masih belum maksimal dikelola.
“Jadi ada sekitar 41 persen sisanya yang harus menjadi atensi,” paparnya.
Baca Juga: Resmikan SPPG di Jember, Legislator Gerindra Satib Tekankan Standar Kualitas Makanan Nomor Satu
Melihat kondisi tersebut, Satib mengungkapkan jika kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim dan memberikan bantuan ini menjadi upaya mengelola 41 persen sampah yang minim sentuhan.
“Dengan itu agar lebih mudah mengelola sampah yang ada, kami memberikan bantuan roda tiga. Tujuannya agar masyarakat bisa lebih maksimal,” imbuhnya.
Politisi Gerindra ini pun menyampaikan, kalau persoalan sampah ini tidak lepas dari campur tangan masyarakat salah satunya menumpuknya sampah rumah tangga.
Baca Juga: Jalur Gumitir Diperbaiki, Anggota DPRD Jatim Minta Skema Buka Tutup Segera Disiapkan
Maka dari itu, pihaknya mengajak masyarakat Jawa Timur khususnya Jember dan Lumajang untuk ikut serta mengelola sampah dengan baik, agar tidak berdampak pada lingkungan dan kesehatan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menangani persoalan sampah ini, karena ini bukan tugas dari pemerintah saja tapi kita semua,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Disebut Maling, DPRD Jember Tempuh Jalur Hukum: Kami Laporkan Kuasa Hukum Perumahan
Menapak Jejak Pahlawan Bangsa, Fraksi PKB DPRD Jember Serukan Asa Semangat Perjuangan
RDP Batal Digelar, Komisi B DPRD Jember Kawal Ketat Isu Strategis Mulai Pupuk Subsidi hingga LP2B
Penyelarasan RAPBD 2026, Komisi B DPRD Jember Tunda Pembahasan dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro
Dishub Siapkan Skema Pra Bayar Penarikan Retribusi Parkir, Komisi C DPRD Jember: Ini Langkah Menekan Kebocoran PAD
DPRD Jember Dorong UKPBJ Buat Aplikasi Pemantau Pekerjaan Pemenang Tender
DPRD Jember Soroti APBD 2026, Komisi B: Perbaikan Infrastuktur dan Penyusunan Desain Olahraga Daerah Harus Jadi Prioritas
Akses Internet Timpang, Komisi B DPRD Jember Desak Diskominfo Segera Selesaikan 24 Titik Blank Spot
PAD Hingga November 2025 Capai Rp803,4 Miliar, Komisi C DPRD Jember Minta Bapenda Optimalkan Potensi Pendapatan Lainnya
Dorong Pembuatan Sistem Pengawasan Pendapatan Berbasis Digital, DPRD Jember: Jangan Ada Kebocoran PAD Lagi