Minggu, 19 Juli 2026

Gus Fawait Sampaikan Pesan Prabowo, Dorong Optimalisasi Lahan dan Ekonomi Petani di Semboro Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 November 2025 | 16:24 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat di Semboro. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat di Semboro. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SkersaNusantara.idGus Fawait, menggelar forum dialog terbuka bertajuk “Guse Menyapa Semboro” di kediaman Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, pada Sabtu, 29 November 2025.

Pertemuan dengan para tokoh tani setempat ini menjadi ajang untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan, komitmen dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa perhatian Presiden Prabowo terhadap kesejahteraan petani kini semakin nyata. Bukti konkret dari kebijakan pro-petani ini adalah penetapan harga batas bawah gabah sebesar Rp6.500.

Baca Juga: Temui Warga Kecamatan Kencong, Bupati Gus Fawait Respon Cepat Keluhan Soal Sampah Menumpuk

“Presiden Prabowo sangat jelas membela petani. Harga gabah wajib Rp6.500. Jika ada yang mencoba membeli di bawah harga tersebut, laporkan kepada saya, dan saya siap membantu mengatasinya bersama TNI–Polri,” ujar Gus Fawait, seraya menyebut ketetapan harga ini sebagai terobosan bersejarah.

Lebih lanjut, Gus Fawait menjelaskan bahwa program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi petani.

Program ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi pendorong roda ekonomi daerah, terutama untuk komoditas pertanian.

Baca Juga: RAPBD 2026 Jember Dipangkas Ratusan Miliar, Bupati Gus Fawait Fokus Gunakan Bantuan Pusat untuk Pembangunan Daerah

Gus Fawait mencontohkan, jeruk sebagai salah satu menu MBG diprediksi akan mengalami kenaikan nilai jual karena adanya peningkatan permintaan berskala nasional.

Dalam sesi dialog, Gus Fawait berjanji untuk memastikan program pemerintah pusat benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil petani di lapangan.

Ia memaparkan, Kabupaten Jember tahun ini telah menerima program optimalisasi lahan seluas kurang lebih 6.000 hektare dari Kementerian Pertanian di bawah arahan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Ajak Warga Kecamatan Jombang Jadi Pengawas Pemerintah

Program optimalisasi ini mencakup bantuan pembangunan infrastruktur irigasi, penyediaan bibit, peralatan pertanian, hingga pendampingan hukum.

“Jember pernah menjadi lumbung padi, namun kini panennya belum merata karena keterbatasan infrastruktur. Ada yang bisa panen tiga kali, ada yang hanya sekali. Inilah mengapa program optimalisasi lahan dari Pak Prabowo tahun ini sangat luar biasa bagi Jember,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X