Perubahan juga dilakukan pada posisi Bendahara Umum PBNU. Gudfan Arif yang sebelumnya menduduki jabatan Bendahara Umum digeser menjadi Ketua PBNU, sementara kursi Bendahara Umum kini ditempati Sumantri, yang sebelumnya bertugas sebagai Bendahara.
Dengan rotasi ini, PBNU berharap percepatan kinerja pengurus dapat segera terwujud. Gus Yahya menekankan bahwa langkah ini bukan bentuk hukuman, melainkan upaya penguatan organisasi agar lebih responsif dan produktif dalam menjalankan mandatnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Viral KH Miftachul Akhyar Tandatangani Surat Rencana Pemakzulan Gus Yahya dari Jabatan Ketua Umum PBNU
Gus Yahya Buka Suara Soal Isu Pemakzulan, Tegaskan Rapat Syuriyah Tak Berwenang dan Risalah Rapat Picu Pertanyaan di Internal PBNU
Kisruh Internal PBNU Memanas! Gus Yahya Tolak Permintaan Mundur dari Rais Aam, Nyatakan Sanggup Jalani Amanat Hingga Batas Waktu yang Ditentukan
Polemik Risalah Syuriyah Dijawab, PBNU Pastikan Tidak Ada Desakan Mundur untuk Ketua Umum
Gus Yahya Tolak Tegas Desakan Mundur dari Syuriyah PBNU Sebagai Ketua Umum, Ini Alasannya