Pentingnya Tabayun atau klarifikasi menurutnya harus dilakukan dalam setiap permasalahan, apalagi yang menyangkut jabatan tertinggi, harus diselesaikan melalui proses tabayun yang transparan dan fair, bukan dengan keputusan sepihak.
Alissa menekankan bahwa agar persoalan ini dikembalikan pada tujuan awal didirikannya NU, yakni bertujuan utama untuk kemaslahatan umat atau orang banyak.
Ia ingin memastikan bahwa seluruh kebijakan dan kerja sama PBNU, termasuk yang bersifat internasional, tidak menodai nilai-nilai dakwah dan komitmen NU terhadap perdamaian dan kemanusiaan.
Untuk itu ia berharap semua pihak berlaku baik dan berfokus pada penyelesaian konflik sebab NU pertimbangan utamanya terletak pada jemaah NU yang mencapai 40 persen dari umat muslim di Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ketua Umum PBNU Nyatakan Keberatan Dengan Tayangan Program Expose Uncensored Trans 7, Siap Tempuh Jalur Hukum!
Update Kontroversi Tayangan Pesantren Xpose Uncensored Trans7, Sikap PBNU hingga Sanksi Komisi Penyiaran Indonesia
Rais Aam PBNU Sindir Gus Elham Yahya Usai Video Cium Anak Perempuan di Depan Jamaah Viral: Dakwah Macam Apa Itu
PBNU Melarang Gus Elham Yahya Berdakwah Lagi Imbas Video Viral Cium Anak Perempuan, Benarkah?
Internal Pengurus Nahdlatul Ulama Minta Gus Yahya Mundur dari Jabatan Ketua Umum PBNU, Ini Alasannya!
Viral KH Miftachul Akhyar Tandatangani Surat Rencana Pemakzulan Gus Yahya dari Jabatan Ketua Umum PBNU