Menyikapi desakan yang berujung pada ancaman pemberhentian, Gus Yahya langsung mengambil langkah konsolidasi dengan mengumpulkan sejumlah Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia.
Hasil dari pertemuan tersebut, pengurus PBNU harus menuntaskan masa khidmatnya hingga berakhirnya periode Muktamar, yakni sekitar tahun 2026.
Perubahan struktural kepengurusan menurutnya juga hanya bisa dilakukan melalui mekanisme resmi Muktamar, bukan melalui rapat harian biasa.
Pihak pendukung Gus Yahya mendesak agar seluruh pengurus dan warga NU tetap tenang dan mengembalikan polemik ini pada konstitusi organisasi, yakni AD/ART NU.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ketua Umum PBNU Nyatakan Keberatan Dengan Tayangan Program Expose Uncensored Trans 7, Siap Tempuh Jalur Hukum!
Update Kontroversi Tayangan Pesantren Xpose Uncensored Trans7, Sikap PBNU hingga Sanksi Komisi Penyiaran Indonesia
Rais Aam PBNU Sindir Gus Elham Yahya Usai Video Cium Anak Perempuan di Depan Jamaah Viral: Dakwah Macam Apa Itu
PBNU Melarang Gus Elham Yahya Berdakwah Lagi Imbas Video Viral Cium Anak Perempuan, Benarkah?
Internal Pengurus Nahdlatul Ulama Minta Gus Yahya Mundur dari Jabatan Ketua Umum PBNU, Ini Alasannya!
Viral KH Miftachul Akhyar Tandatangani Surat Rencana Pemakzulan Gus Yahya dari Jabatan Ketua Umum PBNU