Belum lama ini, dikabarkan sejumlah wilayah di Jawa Timur mendadak diselimuti awan hitam hingga diguyur hujan deras disertai angin bahkan sampai menimbulkan banjir.
"Berarti ini ada hubungannya dengan komunikasi, pantas sinyal di daerahku gak stabil, belum lagi ujan deres mendadak tiba-tiba muncul awan hitam. Cuaca buruk 3 harian ini, mungkin karena efek badai magnet kah?" komentar warganet.
Namun, situs ensiklopedia Britannica menjelaskan bahwa badai geomagnetik tidak secara langsung menyebabkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, atau petir di atmosfer bawah Bumi.
Badai magnet dapat memicu anomali cuaca antariksa. Dampaknya lebih dominan pada infrastruktur teknologi, yang menyebabkan gangguan pada sistem komunikasi satelit, navigasi GPS, serta potensi gangguan pada jaringan listrik di beberapa negara.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Heboh Warga Jember Mendadak Temukan Ratusan Ikan Kecil Terdampar di Pantai Payangan, Benarkah Pertanda Akan Terjadi Tsunami? Begini Penjelasan BMKG
Bukan Megathrust, BMKG Beberkan Hasil Analisis Terkait Gempa 6,3 SR yang Mengguncang Bengkulu, Ternyata Ini Alasannya Tak Ada Gempa Susulan
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Wilayah di Indonesia Akibat Siklon Tropis Wutip
Musim Kemarau Ternyata Banjir? BMKG Ungkap Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Tahun 2025
4 Himbauan BMKG Pasca Gempa Rusia 8,7 M yang Berpotensi Tsunami di Indonesia, Daryono: Belajar dari Tsunami Tohoku
BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana