Sabtu, 18 Juli 2026

Genjot Hasil Pertanian Jember, Amran Sulaiman: Ini Kunci Tekan Angka Kemiskinan Ektrem di Jember

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 1 November 2025 | 13:58 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan sambutan. (Dok Diskominfo Jember)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan sambutan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id - Kementerian Pertanian memberikan berbagai bantuan pertanian bagi masyarakat Kabupaten Jember.

Bantuan ini diberikan untuk mengurai persoalan kemiskinan ekstrem, yang ada di Kabupaten Jember.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, Jember memiliki potensi pertanian yang besar dan bisa menopang kebutuhan nasional.

Baca Juga: Semarakkan Festival dan Expo Sapi Jawa Timur 2025, Pemkab Jember Pastikan Hewan Ternak Tak Bawa Penyakit Menular

"Kami mendengar tadi ada saudara kita yang masih masuh dalam kategori miskin ekstrem, dan solusinya kami siapkan benih jagung, bantuan benih untuk perkebunan kopi, kakao, tebu hingga kami akan perbaiki saluran irigasinya juga," ujarnya saat di acara Festival Sapi di Jember Sport Garden (JSG), Sabtu 1 November 2025.

Dengan adanya bantuan ini, Amran Sulaiman menyampaikan perlunya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi persoalan ini.

Apalagi menurutnya, Jember memiliki luasan lahan untuk pertanian dan perkebunan yang cukup besar, sehingga ini bisa menjadi solusi terbaik.

Baca Juga: Pemkab Jember Gelontorkan Rp2,7 M untuk Reward Atlet Porprov dan Rp89 Juta untuk Pemenang Tajemtra 2025

"Luasan kopinya tadi ada sekitar 20 ribu hektar, kemudian 50 ribu hektar untuk kakao," imbuhnya.

"Makanya kita siapkan bibit jagung untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, bila dihitung 124 ribu warga yang miskin ekstrem maka kurang lebih kita siapkan 3000 hektar bibit jagung," pungkasnya.

Bibit jagung ini kata Amran Sulaiman, menjadi salah satu solusi untuk bisa mengurai persoalan miskin ektrem.

Baca Juga: Pecahkan Rekor MURI, Pemkab Jember Hadirkan Ratusan Gunungan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Selanjutnya, Amran Sulaiman mengungkapkan jika peternakan menjadi salah satu potensi yang besar untuk dikembangkan.

"Karena kita sedang berupaya menyelesaikan persoalan impor daging dan sapi ke depannya, maka dengan adanya festival sapi ini perlu pendampingan yang serius," paparnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X