Sabtu, 18 Juli 2026

Pemkab Jember Tegaskan Kemiskinan Absolut Turun 0,34 Persen, Plt Kadiskominfo: Adanya Pertumbuhan Ekonomi

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 September 2025 | 08:09 WIB
Pers rilis pemkab Jember. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Pers rilis pemkab Jember. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SetsaNusantara.id - Kabupaten Jember secara data kemiskinan mengalami perubahan yang bagus.

Hal tersebut diuraikan Plt Kadiskominfo Jember Regar Jeane Dealan Nangka saat menggelar konferensi pers pada Rabu, 17 September 2025, malam.

"Saya baru saja menyelesaikan rapat dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Jember," tuturnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Salurkan Ratusan Operasi Pemasangan Alat Kontrasepsi di RSD Balung

Menurut data, Kabupaten Jember menunjukkan kemajuan yang baik dalam rentang tujuh bulan terakhir.

Menurut dia, hal itu terjadi setelah bupati menjabat. Bersama timnya, Gus Fawait berhasil mengurangi angka kemiskinan pada tingkat terendah dalam sepuluh tahun terakhir.

"Data terbaru menunjukkan bahwa dalam tujuh bulan, Gus Bupati beserta tim berhasil menurunkan angka kemiskinan absolut. Dari sebelumnya sebesar 224.077 jiwa kini menjadi 216.076 jiwa," jelasnya di Kantor Pemda Jember.

Baca Juga: Kecelakaan Bus di Probolinggo, Pemkab Jember Siapkan 3 Rumah Sakit Daerah Bantu Perawatan Korban

Menurut Regar, pencapaian ini adalah yang terendah dalam satu dekade terakhir. "Selain itu, tingkat kemiskinan juga turun secara bertahap dari 9,01 persen di tahun 2024 menjadi 8,67 persen di tahun 2025," tambahnya. Ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,34 persen.

Selanjutnya, untuk angka inflasi, Kabupaten Jember masih stabil pada angka 2,06 persen, lebih rendah dibandingkan dengan provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional. Artinya, angka ini masih lebih baik daripada Jawa Timur dan nasional.

Selain itu, Jember juga mengalami deflasi dalam beberapa bulan terakhir. "Pada bulan Agustus 2025, deflasi tercatat sebesar 0,04 persen, dan pada Juli 2025 sebesar 0,34 persen," jelasnya.

Baca Juga: Mengaku Lebih Mudah, Guru Ngaji Penerima Honorarium Berikan Apresiasi ke Pemkab Jember

Ia menyatakan bahwa hasil ini didukung oleh sejumlah usaha yang dilakukan. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan investasi.

Termasuk dukungan pemerintah melalui program-program yang menciptakan lapangan kerja. Contohnya, program padat karya dan pemberdayaan usaha mikro kecil, kebangkitan sektor pertanian dan perkebunan, serta komoditas seperti kopi, kakao, dan restorasi pasar tradisional.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X