SketsaNusantara.id - Pemerintah kabupaten Jember kembali menggelar festival tahunan di Desa Wisata Adat Arjasa.
Perhelatan bertajuk Hyang Argopuro Festival IX ini dijadwalkan digelar pada 12-14 September 2025 mendatang.
Tahun ini, tema yang diangkat mengandung unsur tumbuh-tumbuhan yakni mawar, kenanga dan kanthil.
Pemilihan ketiga bunga tersebut juga mengandung makna spiritual yang mendalam.
Dikutip SketsaNusantara.id, secara spiritual, ungkapan ini dimaknai sebagai “mawarno-warno tingkah lakumu, keno ngene keno ngono, nanging kanthil nang Sing Kuwoso,”.
Pesan tersebut mengandung makna bahwa bahwa hidup manusia penuh warna, dengan segala perilaku dan dinamika, namun pada akhirnya harus tetap setia dan dekat pada Yang Maha Kuasa.
Baca Juga: Desa di Jember Ini Jadi Surga Budaya Tersembunyi, Rumah Adat hingga Alam Pegunungan Bikin Takjub
Mawar sendiri diartikan sebagai darah dan menjadi simbol kesucian diri agar manusia senantiasa menjaga kejernihan jiwa dan kesehatan raganya.
Artikel Terkait
Disindir Nikmati Uang Tambang PT Freeport Indonesia Melalui Penampilannya di Pestapora 2025, Sal Priadi Tegaskan Akan Sumbangkan ke...
Pesan Mendalam SBY Usai Demo Mengguncang Indonesia, Sentil Dialog, Optimisme, dan Kepemimpinan Prabowo untuk Masa Depan Bangsa
Rieke Diah Pitaloka Blak-blakan Ungkap Alasannya Terjun ke Politik hingga Jadi Anggota DPR saat Kariernya di Dunia Hiburan Bersinar
Nasib Adies Kadir Setelah Dinonaktifkan Golkar, Bahlil Pastikan Semua Hal ini
Penguatan Kualitas Guru TPQ, BKPRMI - LKNU Jombang Bangun Kolaborasi