SketsaNusantara.id - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati yang berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025 berakhir dengan gagalnya pemakzulan Sudewo.
Sudewo merupakan Bupati Pati yang beberapa lalu diusulkan untuk dimakzulkan lantaran kebijakannya perihal kenaikan pajak yang dinilai tidak masuk akal.
Setelah beberapa waktu berselang, DPRD Kabupaten Pati pun melangsungkan rapat paripurna dengan agenda 'Penyampaian Pendapat Hak menyatakan pendapat anggota DPRD Kabupaten Pati Tentang Kebijakan Bupati Pati'.
Rapat paripurna yang tidak dihadiri oleh seluruh anggota dewan menghasilkan keputusan penolakan pemakzulan Sudewo.
DPRD Kabupaten Pati lebih memilih untuk memberikan rekomendasi kepada Sudewo untuk memperbaiki kinerjanya.
Sidang yang berlangsung selama kurang lebih 4 jam itu menghasilkan keputusan untuk mempertahankan Sudewo duduk di kursi jabatannya.
Ali Badrudin selaku Ketua DPRD Kabupaten Pati mengatakan bahwa hanya 1 partai yang setuju pemakzulan Sudewo.
Sedangkan anggota dewan dari 6 partai politik lainnya tidak setuju atas pemakzulan Bupati Pati Sudewo.
"Dari 6 fraksi dan lainnya itu tidak menyetujui pak Bupati dimakzulkan," ucap Ali Badrudin Ketua DPRD Pati saat memimpin rapat paripurna.
Hanya PDIP yang menghendaki pemakzulan Sudewo, sedangkan Partai Gerindra, Demokrat, Golkar, PPP, PKB dan PKS setuju Bupati Pati diberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerja.
Setalah rapat paripurna, Ali Badrudin turun dan memberikan beberapa pernyataan di hadapan wartawan.
Artikel Terkait
Bahlil Lahadalia Turun Tangan atas Fenomena Motor Brebet Massal di Jawa Timur, Akan Berikan Sangsi Tegas Pada Pertamina
Kocak! Netizen Soroti Momen Akrab Prabowo dengan PM Jepang Sanae Takaichi di KTT APEC 2025: Bu Titiek Lihat Bapak Bu...
Perkuat Ekosistem IFG, Jasindo dan Bahana Sekuritas Kolaborasi Hadirkan Galeri Investasi dan Edukasi Finansial
Fokus Kembangkan UMKM, Jadi Strategi Jitu Bupati Mas Rio Tingkatkan Perekonomian Situbondo hingga Tuai Banyak Penghargaan
Jaring Barista Terbaik, Kenalkan Cita Rasa Kopi Andalan Jember
Sabet Dua Penghargaan Sekaligus, Bupati Gus Fawait Jadi Pemimpin Progresif di Bidang Pembangunan dan Kesehatan