SketsaNusantara.id – Fenomena motor brebet atau tersendat-sendat massal usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite meluas di Jawa Timur.
Fenomena ini merebak di Bojonegoro, Tuban, dan Sidoarjo, kini ratusan warga Surabaya juga turut menjadi korban.
Sejumlah warga menyatakan motor mereka mendadak 'brebet' hingga mogok total ketika dibawa ke bengkel hingga menghabiskan uang ratusan ribu rupiah.
Menghadapi hal itu sejumlah warga, khususnya di kawasan Surabaya Selatan pada Kamis 30 Oktober 2025, berbondong-bondong mendatangi Stasiun Pengisian BBM (SPBU) Kebonsari untuk melayangkan aduan.
Mereka datang dengan membawa nota tagihan perbaikan motor sebagai bukti untuk meminta ganti rugi sebab mereka melakukan pengisian pertalite di stasiun pengisian BBM di tempat tersebut.
"Itu sepedanya brebet sampai saya habis Rp 550 ribu, habis itu bisa (dipakai) lagi" ujar Kaya, salah satu warga Surabaya dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Metro TV.
"Habis itu ngisi bensin lagi suami saya yang ngisi lah kok brebet lagi," tambahnya.
Sejumlah warga memberikan kesaksian bahwa motor mereka brebet merasakan secara masif sejak Sabtu 25 Oktober 2025, dimana motor alami kondisi tersendat-sendat dan kehilangan tenaga lalu mati total.
Saat dicek di bengkel, ditemukan kondisi busi motor cepat gosong atau berubah warna menjadi kuning, serta adanya dugaan dua zat cairan yang terpisah saat tangki bensin dikuras.
Ternyata bukan hanya di Surabaya, di Tuban juga terdapat sejumlah bengkel yang menampung ratusan motor yang hendak diperbaiki akibat mengisi pertalite.
Artikel Terkait
Heboh Semburan Gas Misterius Muncul Sungai Kebon Agung Rungkut Surabaya, Pakar Geologi ITS Sebut Fenomena Ini Bukan Aktivitas Alam, Apa Penyebabnya?
Festival Film Santri Hadir Perdana di Surabaya, Angkat Tema 'Iqra' untuk Baca Zaman, Rayakan Keislaman Lewat Bahasa Sinema
Tok! Biaya Haji 2026 Turun Menjadi Rp 87,4 Juta per Jemaah, Ini Rincian dan Komponen yang Ditanggung Langsung Oleh Jemaah
Kemenag Temukan 80 Pondok Pesantren dengan Struktur dan Kondisi Bangunan yang 'Menghawatirkan'
Guru PPKN Pimpin Demo Siswa, Tolak Pelantikan Ulang Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jember, Ini Alasannya
Dimas Kanjeng Kasus Apa? Bebas Bersyarat 6 Bulan, Padepokannya di Probolinggo Kembali Ramai hingga Disorot