Minggu, 19 Juli 2026

Guru PPKN Pimpin Demo Siswa, Tolak Pelantikan Ulang Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jember, Ini Alasannya

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 12:33 WIB
Aksi demo siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember  (YouTube Pewarta Official )
Aksi demo siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember (YouTube Pewarta Official )

SketsaNusantara.id – Sejumlah guru bersama ratusan siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan sekolah pada Kamis, 30 Oktober 2025 sore. 

Demo ini dipimpin oleh Abdul Ghafur, seorang guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah tersebut, yang juga diketahui merupakan mantan Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi PAN.

Menurut Abdul Ghafur, tujuan utama dari demonstrasi ini adalah menolak pelantikan ulang Sony Bahtiar sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 3 Jember.

Baca Juga: Mengenal Bukak Bumi, Tradisi Petani di Nganjuk Awali Musim Tanam Padi

"Kami 4 tahun itu merasa kurang ada rasa keadilan," ungkap Abdul Ghafur terkait dirinya hingga pimpin demo siswa, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Pewarta Official.

"Guru-guru diperlukan kayak tidak pernah musyawarah juga enggak, hal-hal prinsip di Muhammadiyah juga diabaikan," imbuhnya.

Aksi penolakan ini dilatarbelakangi oleh dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran sekolah serta tuduhan tindakan semena-mena Kepala Sekolah terhadap guru dan siswa selama masa jabatannya sebelumnya.

Baca Juga: Ngeri! Detik-Detik Maling Motor di Surabaya Tertangkap Basah hingga Terbakar saat Hendak Diamankan Polisi, Begini Kronologi dan Kondisi Pelaku

Abdul Ghofur, sebagai koordinator aksi, menegaskan bahwa penolakan ini datang dari guru dan siswa kelas 10, 11, dan 12.

Ia juga menyebut bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah memiliki Surat Keputusan (SK) dari Pimpinan Wilayah (PWM) Muhammadiyah Jawa Timur untuk pergantian kepala sekolah.

Namun SK tersebut diduga berubah dan justru melantik kembali kepala sekolah lama karena adanya tekanan tertentu.

Baca Juga: Tok! Biaya Haji 2026 Turun Menjadi Rp 87,4 Juta per Jemaah, Ini Rincian dan Komponen yang Ditanggung Langsung Oleh Jemaah

"Kami meminta diganti kepala sekolah yang baru, bukan melanjutkan yang sudah banyak masalah. Sebenarnya sudah ada SK dari wilayah, tapi ada tekanan hingga akhirnya berubah dan kepala sekolah lama dilantik kembali,” jelas mantan anggota dewan itu.

Siswa juga membenarkan pernyataan Abdul Ghafur bahwa kepala sekolah Sonny Bahtiar bermasalah terutama terkaitan anggaran dana yang tidak jelas dan terkesan mengelak saat ditanya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Pewarta Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X