Ia menegaskan bahwa keberadaan pesantren tidak sekadar menjadi lembaga keagamaan, tetapi juga benteng pendidikan moral dan sosial masyarakat.
“Jangan biarkan pesantren berjalan sendiri. Negara harus hadir secara berkelanjutan,” tambahnya.
Kajian mengenai pendanaan pesantren dari APBN ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penguatan sistem pendidikan keagamaan di Indonesia agar tidak hanya mandiri secara spiritual, tetapi juga kokoh secara infrastruktur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Update Evakuasi Runtuhnya Bangunan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, BNPB Pakai Alat Berat hingga Jumlah Korban Hilang
4 Fakta Terbaru Evakuasi Korban Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Pakai Alat Berat Usai Lewat Golden Time
Gubernur Khofifah Pantau Proses Evakuasi Korban Reruntuhan Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo yang Berlangsung hingga Hari ke-5
Isak Tangis Warnai Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, BNPB Ingkatkan Keluarga Korban Kemungkinan Runtuhan Susulan
Update Terkini Jumlah Korban Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, 36 Orang Meninggal Dunia
Polda Jatim Usut Penyebab Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Gandeng Tim Ahli ITS Ambil Sampel Konstruksi