Pada kesempatan seminar itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengakui kepahlawanan Marsinah. "Sebagai simbol keberanian yang sederhana tapi menggetarkan," ujarnya.
Menteri yang akrab disapa Gus lpul ini menambahkan, keberanian sosok Marsinah menggugah hati nurani. “Bahwa keringat manusia harus diupah yang sesuai, itu yang diperjuangkan Marsinah, meski dia harus kehilangan nyawa,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Dia menjelaskan bahwa ide pengusulan ini bermula dari peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025.
"Kemudian Pemda Nganjuk bersama forum ini menyiapkan berkas administratif, termasuk dengan pihak keluarga dan rekan-rekan almarhumah," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
6 Pernyataan Prabowo pada Peringatan Hari Buruh 2025: Janji Hapus Outsourcing, Bentuk Satgas PHK hingga Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional
Siapa Marsinah? Kisah Buruh Perempuan yang Menjadi Ikon Perlawanan
Marsinah, Calon Pahlawan Nasional dari Kaum Buruh