Minggu, 19 Juli 2026

Pemerintah Resmikan 16 Sekolah Garuda, Siapkan Anak Daerah 3T Jadi Talenta Unggul Lewat Program Prabowo

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 07:30 WIB
Ilustrasi sekolah Garuda. (fahum.umsu.ac.id)
Ilustrasi sekolah Garuda. (fahum.umsu.ac.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah resmi memperkenalkan 16 lokasi Sekolah Garuda di berbagai daerah Indonesia pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Program ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemerataan pendidikan unggul di seluruh wilayah Tanah Air.

Peluncuran ini menandai langkah baru dalam upaya pemerataan pendidikan nasional. Namun, publik juga menyoroti bagaimana Sekolah Garuda akan berjalan berdampingan dengan Sekolah Rakyat (SR), program pemerintah lain yang lebih dulu berjalan.

Baca Juga: Hore, Bus Sekolah Gratis Kini Hadir di Ambulu, Jember! Ini Rute hingga Daftar 5 Sekolah yang Dilewati

Kedua program tersebut memiliki fokus yang berbeda, tetapi sama-sama bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan anak Indonesia.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Fauzan, Sekolah Garuda didesain bagi anak-anak dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki kompetensi akademik unggul.

“Kalau Sekolah Garuda itu semangatnya memberikan akses pada anak-anak di daerah 3T yang memiliki kompetensi unggul,” jelas Fauzan di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Rabu 8 Oktober 2025.

Baca Juga: Hore, Bus Sekolah Gratis Kini Hadir di Ambulu, Jember! Ini Rute hingga Daftar 5 Sekolah yang Dilewati

Ia menjelaskan, proses seleksi masuk Sekolah Garuda dilakukan ketat bagi lulusan SMP atau sederajat. Tujuannya untuk memastikan sekolah ini benar-benar menjadi pusat pembinaan talenta unggul dari seluruh pelosok negeri.

Selain fasilitas modern dan kurikulum berbasis data, Sekolah Garuda dirancang dengan pendekatan pembelajaran inklusif.

Di dalamnya, kegiatan akademik dipadukan dengan pelatihan kepemimpinan dan pengabdian masyarakat. Pendekatan ini diharapkan membentuk karakter siswa yang tangguh, kolaboratif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Berbeda dengan Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat (SR) hadir untuk menjawab kebutuhan anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan bermutu.

“Sekolah Rakyat semangatnya adalah memberikan pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu secara umum,” ujar Fauzan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X