SketsaNusantara.id - Wali murid di sekolah Al Izzah Tangerang tegas tolak program MBG berjalan di sekolah anaknya.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat seorang ibu-ibu yang diketahui merupakan salah satu wali murid siswa Al Izzah mengungkap alasan penolakan MBG.
Menurutnya, MBG tidak perlu berjalan di sekolah elit Al Izzah.
Katanya, MBG akan lebih berguna bagi sekolah-sekolah yang memang membutuhkan.
"Saya bertanya, kenapa mesti MBG itu di Al Izzah? Dilihat dari sudut pandang manapun, sangat tidak rasional," katanya, dilansir dari akun tiktok @serangtoday
Ibu-ibu tersebut lantas mengurai alasan-alasan apa saja yang membuatnya menilai bahwa MBG tidak seharusnya dilaksanakan di sekolah Al Izzah.
Ia lantas menyebut bahwa para siswa di sekolah Al Izzah rata-rata berasal dari golongan keluarga menengah ke atas.
Bahkan tak segan ia mengatakan bahwa apra siswa di Al Izzah selalu diantar jemput menggunakan mobil dengan sopir pribadi.
Itu menandakan bahwa warga sekolah Al Izzah menurutnya tidak membutuhkan bantuan MBG.
"Maaf, sebagian besar anak Al Izzah sopirnya satu-satu. Kalau pukul wali murid, rata-rata Pajero, Fortuner, Rp700 juta itu,"
Tak hanya itu saja, ia sampai merinci kisaran gaji yang diberikan wali murid pada sopir anak-anaknya.
Artikel Terkait
Isu Dapur Fiktif di Balik Anggaran MBG Rp99 Triliun, Menkeu Purbaya Tegaskan Evaluasi
Kembali dari Lawatan Internasional, Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Soal Keracunan MBG: Waspada, Jangan Sampai Dipolitisasi!
Pemerintah Menutup Sementara SPPG yang Bermasalah Imbas dari Kasus Keracunan MBG: Ini Menyangkut Keselamatan Generasi Penerus...
Pulang Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Kertanegara, Langsung Godok MBG Bermasalah dan Beri Arahan Detail
Kartu Pers Jurnalis CNN Dicabut Usai Bertanya Soal Kasus Keracunan MBG ke Prabowo Subianto, AJI dan LBH Pers Sebut Ini Pelanggaran UU
ID Pers Jurnalis CNN Diana Valencia DicabutĀ Usai Mempertanyakan Soal MBG ke Prabowo, Netizen: Reaksi Biro Pers Lebay
Pastikan Program MBG Berjalan Baik, Bupati Jember Gus Fawait Segera Bentuk Satgas: Awasi Kebutuhan Gizi Anak Terpenuhi
Tok! MK Batalkan UU Tapera, Iuran Wajib Dihapus, Skema Tabungan Perumahan Rakyat Diubah Jadi Sukarela
Mahasiswa PTNU Sejatim Berkumpul, Jadikan Muswil-Muskerwil Sebagai Ruang Aktualisasi dan Jaga Kondusifitas Bangsa
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil Hingga Ringsek
Update Korban Robohnya Masjid Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Puluhan Santri Terjebak, Ada yang Meninggal Dunia?
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf Datangi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Takziah hingga Sowan ke Pengasuhx, Gus Yahya: Mari Kita...