Minggu, 19 Juli 2026

Angka Buta Aksara Turun, Jember Raih Penghargaan Hari Aksara Internasional 2025, Dispendik: Masih Banyak yang Harus Kita Benahi

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 September 2025 | 18:06 WIB
Hadi Mulyono Kadispendik Jember. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Hadi Mulyono Kadispendik Jember. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

Penguatan pendidikan vokasi, yang memberikan kesempatan bagi anak-anak yang tidak melanjutkan ke jalur sekolah formal untuk tetap memperoleh keterampilan hidup, dan ekspansi PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dari 14 lembaga menjadi 28 lembaga, sehingga mampu menampung lebih banyak anak yang tidak bersekolah.

Baca Juga: Mengaku Lebih Mudah, Guru Ngaji Penerima Honorarium Berikan Apresiasi ke Pemkab Jember

“Usaha ini merupakan langkah kolektif. Hal ini bukan hanya disebabkan oleh penurunan angka, tetapi juga karena adanya langkah penanganan yang terarah dan sesuai dengan data resmi BPS. Inilah yang kemudian menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam menilai dedikasi Kabupaten Jember terhadap pengurangan buta aksara,” tambah Hadi.

Meskipun telah mendapatkan penghargaan tersebut, Hadi menegaskan bahwa masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesai. Jumlah anak yang tidak bersekolah di Jember masih cukup tinggi dan memerlukan langkah-langkah berkelanjutan.

Pemkab Jember akan terus mendorong program PKPM (Pendidikan Kecakapan bagi Masyarakat) untuk masyarakat yang sudah melewati usia sekolah, serta memperluas akses pendidikan formal bagi anak-anak yang berada dalam usia sekolah.

Baca Juga: Salurkan Bantuan Kaki Palsu dan Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Pemkab Jember Komitmen Berikan Layanan Kesehatan Prima

Di samping itu, berbagai program beasiswa, pelatihan vokasi, dan jalur pendidikan non formal lainnya akan terus diperbanyak agar masyarakat Jember memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.

"Penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi semangat untuk bekerja lebih giat lagi. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap anak di Jember mendapatkan hak pendidikannya, karena masa depan Kabupaten Jember akan ditentukan oleh kualitas pendidikan yang diberikan hari ini,” tutupnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X