Sabtu, 18 Juli 2026

Indonesia Dipastikan Tak Impor Beras hingga 2025, Stok 2 Kali Lipat dari Tahun Lalu dan Pendapatan Petani Naik Rp60 Triliun

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 September 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi pasar beras. (Unsplash/Leonie Clough)
Ilustrasi pasar beras. (Unsplash/Leonie Clough)

Amran menilai capaian tersebut perlu disyukuri karena menunjukkan adanya dampak langsung dari kebijakan pertanian terhadap kehidupan petani.

Lebih lanjut, ia memastikan pemerintah tetap akan hadir menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Jika terdapat gejolak harga, langkah pengendalian akan ditempuh agar masyarakat tetap mendapatkan harga yang wajar.

“NTP (Nilai Tukar Petani) kesejahteraan petani naik 123 persen, indikator ini harus kita syukuri,” tuturnya.

Dengan stok yang lebih besar, hasil panen yang meningkat, dan dukungan regulasi, Amran optimistis kebutuhan beras nasional hingga akhir tahun 2025 dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor beras dan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Kebijakan tidak melakukan impor hingga akhir 2025 menjadi sinyal kuat bahwa produksi dalam negeri sanggup menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan tambahan pendapatan petani dan jaminan stabilitas harga, pemerintah berharap sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian nasional.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X