Sabtu, 18 Juli 2026

Kasus BLBI Kembali Jadi Sorotan, Saham BCA Dilepas Rp10 Triliun ke Farallon, Benarkah Negara Rugi Besar?

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi BCA. (Pexels/Eugenia Clara)
Ilustrasi BCA. (Pexels/Eugenia Clara)

SketsaNusantara.id - Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali menjadi sorotan publik.

Nama PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kembali disebut karena penjualan sahamnya pada 2002 diduga menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Sejumlah anggota DPR mendorong pemerintah untuk mengusut ulang kasus tersebut.

Baca Juga: Skandal BLBI dan BCA Gate Kembali Disorot, Sasmito Hadinagoro Ungkap Kerugian Negara Ratusan Triliun dan Tantang Pemerintah Bertindak

Penjualan 51 persen saham BCA saat itu dinilai merugikan keuangan negara hingga Rp87,99 triliun.

Isu ini kembali ramai diperbincangkan di tengah refleksi perjalanan delapan dekade kemerdekaan Indonesia.

Mengutip catatan mendiang Kwik Kian Gie, mantan Menteri Koordinator Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid, BCA termasuk salah satu bank swasta terbesar yang terdampak krisis moneter 1997.

Baca Juga: Geger! ATM BCA di Minimarket Sawangan Depok Dibobol Dini Hari, Tabung Oksigen Berserakan di Lantai: Netizen Soroti Krisis PHK

Pada masa itu, pemerintah menyuntikkan BLBI senilai Rp31,99 triliun untuk meredam kepanikan penarikan dana oleh nasabah.

Sebagai jaminan, saham-saham BCA yang dimiliki keluarga Salim disita pemerintah.

Kendati pihak bank sempat mengembalikan sebagian kewajiban, yaitu Rp8 triliun untuk pokok utang dan Rp8,3 triliun untuk bunga, sisa kewajiban BLBI yang belum terbayar masih mencapai Rp23,99 triliun.

Baca Juga: Komdigi Bakal Blokir Ratusan Rekening yang Dipakai Aktivitas Judol, Meutya Hafid Sebut BCA Paling Banyak Dipakai

Pemerintah tidak hanya menanggung BLBI. Modal tambahan diberikan melalui Obligasi Rekapitalisasi Perbankan senilai Rp60 triliun.

Pada saat itu, laba bersih BCA sudah mencapai Rp4 triliun per tahun. Dengan demikian, total dana negara yang tertanam di dalam BCA mencapai Rp87,99 triliun.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X