Kamis, 4 Juni 2026

Hoaks! Heboh Beredar Video Sri Mulyani Sebut 'Guru Adalah Beban Negara', Ternyata Hasil Rekayasa Deepfake AI? Begini Faktanya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Potret Menkeu Sri Mulyani ramai disorot usai beredar video 'Guru beban negara' yang ternyata cuma hoaks  (Instagram/smindrawati)
Potret Menkeu Sri Mulyani ramai disorot usai beredar video 'Guru beban negara' yang ternyata cuma hoaks (Instagram/smindrawati)

Selain itu, pergerakan Sri Mulyani juga tak sinkron dengan background yang makin membuktikan bahwa video yang beredar adalah buatan AI.

Dalam forum Konvensi Sains Teknologi dan Industri Indonesia di ITB, Sri Mulyani memang sempat menyinggung soal gaji guru dan dosen. Namun, tak ada perkataan soal beban negara seperti yang dinarasikan dalam video viral.

Baca Juga: Sri Mulyani Bakal Terapkan Pajak 0,5 Persen untuk Pedagang Online, Netizen dan Pelaku Usaha Ramai Protes

Sri Mulyani menyatakan bahwa negara saat ini masih menghadapi tantangan dalam memberikan gaji untuk tenaga pendidik termasuk guru dan dosen dalam jumlah yang layak.

"Banyak di media sosial, saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar," ujar Sri Mulyani.

"Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah harus semuanya dari negara atau mendapat partisipasi dari masyarakat," imbuhnya.

Pernyataan Sri Mulyani tersebut mendapat sorotan tajam dan dihadapkan pada kebimbangan seolah masyarakat masih perlu ikut serta membiayai gaji guru dan dosen agar penghasilan tenaga pendidikan bisa lebih layak, mengingat sebagian besar penghasilan negara berasal dari pajak yang dibayar oleh rakyat.

Baca Juga: Ustadz Putra Pradipta Tegaskan Pajak dan Zakat Sangat Berbeda Usai Pernyataan Sri Mulyani Ramai Diperdebatkan

Pasalnya, jika hanya mengandalkan anggaran negara (APBN), kesejahteraan para pendidik ini dikhawatirkan tidak tercapai.

Namun, dalam forum tersebut, Sri Mulyani belum merinci bentuk dukungan seperti apa yang bisa diberikan masyarakat untuk mendukung kesejahteraan guru dan tenaga pendidik di Indonesia.

Dengan demikian, Sri Mulyani sama sekali tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara.

Pernyataannya justru membuka diskusi publik yang bisa dijadikan sebagai masukan dalam merumuskan kebijakan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @turnbackhoaxid

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X