Rachman menyampaikan, pengusulan ini nantinya berbasis by name by NIK dan juga akan dikonfirmasi berkaitan dengan statusnya keaktifan, formasi usulan hingga diusulkan atau tidaknya oleh instansi terkait.
“Semua tersistem dan ada syarat yang harus dipenuhi, misalnya ada satu nsaja yang tidak terkonfimasi maka sistem di BKN tidak bisa memprosesnya,” jelasnya.
Baca Juga: Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Ia juga menjelaskan, bahwa dalam penataan tenaga honorer ini ada surat dari pemerintah pusat bahwa yang menjadi prioritas adalah R2 atau Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2), R3 atau pelamar yang masuk dalam data BKN.
“Kalau untuk R2 dan R3 ini total yang wajib diusulkan ada sebanyak 5064 orang, ini sudah mandatori. Kecuali ada yang meninggal atau tidak melanjutkan bisa digantikan,” ungkapnya.
Kendati demikian, 3526 tenaga honorer yang terdata saat ini akan masuk ke dalam PPPK Paruh Waktu karena berbagai pertimbangan.
“Jadi tidak semua dari R4 ini yang diusulkan ke PPPK Paruh Waktu, karena ada berbagai pertimbangan mulai dari faktor kebutuhan hingga ketersediaan anggarannya,” imbuhnya.
“Meskipun, saat ini ketersediaan anggaran sudah ada di masing-masing OPD, tetapi tidak bisa asal semua dimasukkan dan ini bisa berimbas ke belanja pegawai yang membengkak,” tukasnya.
Maka dari itu, dalam beberapa hari ke depan akan memastikan data-data tenaga honorer khususnya R4 ini sudah sesuai agar segera bisa diusulkan.
“Usulan ini semua berbasis kekuatan keuangan daerah, harapan kami memang bisa mengakomodir semua tetapi akan kembali dihitung keuangan daerahnya,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Pemkab Jember Terima Ribuan Aduan, OPD Gercep Selesaikan Berbagai Laporan Masyarakat: Salah Satunya Tentang UMKM
Pemkab Jember Hibahkan 47 Hektare Tanah ke Polda Jatim
Setelah Jalur Pecoro Rambipuji Mulus, Pemkab Jember Perbaiki Aspal di Perlintasan Kereta Api Desa Garahan
Imbau Non-ASN Non Data Base BKN Bersabar dan Tetap Bekerja, Pemkab Jember Fokus Penataan PPPK Paruh Waktu
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi
Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas