Lebih lanjut, dianya soal berapa anggaran yang sesuai untuk pembinaan atlet di Jember, Sutikno menuturkan bahwa dengan menggelontorkan anggaran serupa dengan Kediri dinilai sangat relistis.
"Untuk Jember, saya pikir itu realistis, apalagi Jember kabupaten yang besar," imbuhnya.
Selanjutnya, para atlet juga harus diberi ketegasan. "Dibikinkan pakta integritas, Ini menjadi sebuah pengamanan agar tidak dibajak daerah lain," tegasnya.
"Di Jember kemarin ada satu atlet yang ikut Pasuruan. Usianya 16 tahun, di Jember dia kalah seleksi. Ketua tidak komunikasi sama saya. Jadi saya maklumi. Sedangkan tiga atlet lain, saya kunci agar tidak menyeberang ke Probolinggo," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Kakek di Jember Tekuni Profesi Tradisional, Sambung Hidup dari Hasil Produksi Arang
5 Fakta Menarik Kebun Teh Gunung Gambir Jember, Konon Wisata Tertua sejak 1918, Nomor 5 Paling Berbeda dari Kebun Lain
Operasi Patuh Semeru Kota Jember Sasar 8 Pelanggaran Prioritas
Jembatan Penghubung 2 Desa di Kecamatan Balung Alami Kerusakan, Komisi C DPRD Jember Minta Dinas PU Segera Perbaiki
Gudang Pengrajin Kayu di Jember Hangus Terbakar, Pemilik Alami Kerugian Rp500 Juta