"Ternyata hasil pencarian saya tersebut menuju pada penyalahgunaan data. Salah satunya untuk mendaftar ke aplikasi Dana Premium," tuturnya.
Kecurigaan pun terjawab. Ketika korban mencoba cek dengan pura-pura mendaftar aplikasi Dana Premium, data pribadinya ternyata sudah dipakai tanpa sepengetahuannya.
"Saya coba cek kebenarannya dan terbukti data KTP saya digunakan pelaku untuk daftar Dana Premium, padahal sebelumnya saya gak pakai aplikasu itu," ucap korban.
Dalam postingan korban, ditunjukkan kendaraan pelaku yang mengaku dari Genta Pangan menggunakan mobil Suzuki Ertiga dengan nopol P 1797 AI dan didampingi petugas mengaku dari Genta Pangan yang mengenakan mobil pick up dengan nopol T 8115 EF.
Laporan warganet ini dibagikan agar masyarakat waspada dan tak tergiur dengan program sembako murah, apalagi jika dimintai data pribadi.
"Hati-hati! Laporan dari warganet katanya diiming-imingi tebus minyak murah dengan menyertakan KTP dan verifikasi wajah, tapi data tersebut disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk mendaftar di aplikasi Dana Premium," tulis akun Instagram @aslijembermat.
Kejadian ini menuai reaksi publik. Banyak warganet yang menyayangkan adanya aksi penipuan ini dan menyarankan untuk tak tergiur dengan promo sembako murah apalagi jika dimintai data pribadi.
"Udahlah kalo berhubungan dengan data pribadi apalagi sampe verif muka itu bahaya banget, bisa didaftarin pinjol. Hati-hati banget pokoknya sekarang makin lihai para pelaku penipuan kaya gini," komentar akun @ja****y.
Baca Juga: Komdigi Minta Masyarakat Waspada Penipuan yang Meminta Data Pribadi untuk Taruhan Online
Bahkan ada beberapa warga yang mengaku keluarganya ikut jadi korban, sehingga tak bisa menggunakan aplikasi dompet digital untuk transaksi jual beli.
"Mbakku juga jadi korbannya, sekarang akun Dana-nya gak bisa dipakai. RT ku juga ada demo minyak murah tapi keluargaku gak ikut, pernah ikut antri tapi kehabisan, pulang-pulang dapat souvenir tumbler aja," imbuh akun @mr******e.
"Hati-hati lur, ini banyak yang kena jadi korbannya termasuk di Gumelar, Balung. Kapan hari ada tebus murah kaya gini kata petugasnya sudah ada izin dari pemerintah desa," komentar akun @put*****94.
Artikel Terkait
Geram! Soimah Laporkan Akun yang Catut Namanya untuk Penipuan Giveaway, Sri Mulyani Ikut Terseret
Artis Kirana Larasati Diterpa Nasib Sial, Jadi Korban Dugaan Penipuan dengan Modus Media Online, Humas Polres Jaksel Bocorkan Jumlah Kerugiannya
Kronologi Dugaan Penipuan saat Pengumpulan Donasi untuk Palestina, Terungkap 2 Warga Jawa Barat Tilep Uang USD 2000, Respons Pelaku Bikin Emosi
Terekam CCTV! Waspada 2 WNA Pelaku Penipuan Asal Afrika Beraksi di Yogyakarta Menggunakan Modus Tukar Uang, Polisi Gercep Turun Tangan
Waspada! Penipuan dengan Metode Hipnotis Ternyata Bisa Dilakukan Melalui Sambungan Telepon, Begini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya