Minggu, 19 Juli 2026

Penjelasan BMKG Terkait Mekanisme Gempa 5,2 SR di Aceh Selatan, Ada Kaitannya dengan Gempa 5,3 SR yang Mengguncang Pulau Nias Sumatera Utara?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 09:30 WIB
Potret analisis gempa yang mengguncang Aceh Selatan pada 11 Juli 2025, akibat pergeseran sesar aktif dengan pusat berada di laut kedalaman 11 km (Instagram/infobmkgsumut)
Potret analisis gempa yang mengguncang Aceh Selatan pada 11 Juli 2025, akibat pergeseran sesar aktif dengan pusat berada di laut kedalaman 11 km (Instagram/infobmkgsumut)

SketsaNusantara.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) angkat bicara terkait gempa bumi yang mengguncang Aceh.

Pada hari Jumat, 11 Juli 2025, Aceh kembali diguncang gempa berkekuatan 5,3 SR yang terjadi sekitar pukul 19:45.

BMKG mencatat episentrum atau pusat gempa berada di 3.15° LU (lintang utara), 97.26° BT (Bujur Timur) atau sekitar 15 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Aceh Selatan.

Gempa bumi berpusat di laut dengan kedalaman 12 kilometer. Namun, BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca Juga: Gempa 5,4 M Guncang Barat Daya Sumatera, Terasa di Banten dan Lampung

Kejadian ini mengejutkan publik dan ramai jadi perbincangan hangat terutama bagi warga Aceh dan Sumatra Utara, mengingat sebelumnya pernah terjadi megathrust di wilayah tersebut yang mengakibatkan tsunami pada tahun 2004 silam.

Dilansir dari akun Instagram @infobmkg, disebutkan bahwa guncangan gempa dapat dirasakan kuat di Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Kabupaten Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Subulussalam hingga Medan, Sumatra Utara.

Lebih lanjut, BMKG juga menjelaskan terkait analisis terkait gempa di Aceh Selatan yang merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Baca Juga: Kocak! Warganet Tanggapi Gempa 3,1 Magnitudo yang Sempat Bikin Geger Warga DIY

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," ungkap dr. Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam pernyataan tertulis pada 11 Juli 2025, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @infobmkgsumut.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip, dan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Belum lama ini, gempa bumi juga mengguncang kepulauan Nias dengan kekuatan magnitudo 5,3 SR yang terjadi pada hari Sabtu, 12 Juli 2025 sekitar pukul 07:11 WIB.

Baca Juga: Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh: 9 Fakta Menarik dari Bencana Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia yang Meluluhlantakkan Serambi Mekkah

BMKG mencatat episenter gempa terjadi di 1.62 LS (lintang selatan) dan 96.28 BT (bujur timur), atau sekitar 297 km arah Barat Daya dari kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: instagram @infobmkg

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X