SketsaNusantara.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) angkat bicara terkait gempa bumi yang mengguncang Aceh.
Pada hari Jumat, 11 Juli 2025, Aceh kembali diguncang gempa berkekuatan 5,3 SR yang terjadi sekitar pukul 19:45.
BMKG mencatat episentrum atau pusat gempa berada di 3.15° LU (lintang utara), 97.26° BT (Bujur Timur) atau sekitar 15 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Aceh Selatan.
Gempa bumi berpusat di laut dengan kedalaman 12 kilometer. Namun, BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Baca Juga: Gempa 5,4 M Guncang Barat Daya Sumatera, Terasa di Banten dan Lampung
Kejadian ini mengejutkan publik dan ramai jadi perbincangan hangat terutama bagi warga Aceh dan Sumatra Utara, mengingat sebelumnya pernah terjadi megathrust di wilayah tersebut yang mengakibatkan tsunami pada tahun 2004 silam.
Dilansir dari akun Instagram @infobmkg, disebutkan bahwa guncangan gempa dapat dirasakan kuat di Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Kabupaten Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Subulussalam hingga Medan, Sumatra Utara.
Lebih lanjut, BMKG juga menjelaskan terkait analisis terkait gempa di Aceh Selatan yang merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Baca Juga: Kocak! Warganet Tanggapi Gempa 3,1 Magnitudo yang Sempat Bikin Geger Warga DIY
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," ungkap dr. Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam pernyataan tertulis pada 11 Juli 2025, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @infobmkgsumut.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip, dan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.
Belum lama ini, gempa bumi juga mengguncang kepulauan Nias dengan kekuatan magnitudo 5,3 SR yang terjadi pada hari Sabtu, 12 Juli 2025 sekitar pukul 07:11 WIB.
BMKG mencatat episenter gempa terjadi di 1.62 LS (lintang selatan) dan 96.28 BT (bujur timur), atau sekitar 297 km arah Barat Daya dari kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Artikel Terkait
Trauma, Mentrans Iftitah Sulaiman Mengenang Tragedi Gempa dan Tsunami yang Menghantam Aceh 20 Tahun Silam: Seperti Terjadi Kiamat...
Heboh Anggaran BMKG Dipangkas, Info Cuaca hingga Peringatan Gempa Tsunami Bakal Tak Akurat, Netizen Ramai Salahkan Program Makan Bergizi Gratis
Viral di Sulawesi Selatan! Kronologi Pencurian Sejumlah Komponen Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami, Netizen: Mau Ngukur Getaran Apa Sih?
Trending! Gempa Bumi M 4,4 di Bantul Jadi Sorotan, Netizen Protes BMKG Buntut Telat Unggah Info Bencana Alam, Gegara Kena Efisiensi?
Panik! Gandhi Fernando Ceritakan Detik-Detik Mencekam Jadi Korban Gempa di Thailand: Lari Turuni Tangga dari Lantai 12