SketsaNusantara.id- Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 4,4 terjadi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2 Maret 2025, pukul 12.00 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengumumkan bahwa gempa ini ada pada kedalaman 22 kilometer.
Di balik fenomena gempa yang terjadi netizen ramai menyinggung BMKG di media sosial, ada dampak efisiensi?
BMKG melalui X @infoBMKG sebelumnya mengungkap adanya gempa berkekuatan M 4,6. Namun pihak mereka menegaskan bahwa data tersebut masih bisa berubah.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah sieiring kelengkapan data," tulisnya.
Namun postingan tersebut justru ramai komentar netizen hingga membuat gempa menjadi trending di X.
Netizen menilai bahwa informasi yang diunggah oleh BMKG terhitung cukup jauh dari kejadiannya.
Tak sedikit dari mereka yang menyinggung adanya efisiensi. Karena BMKG sendiri sempat mengonfirmasi bahwa pihaknya terkena dampak efisiensi di beberapa anggaran.
"Kerasa lindu, tapi BMKG sekarang gak segercep dulu, dulu kayaknya otomatis langsung ada Twitter gempa gitu, padahal dah 12.01, 4 menit baru ada info dari BMKG," ujar @Lilikelik.
"Kena efisiensi kak," sahut @XiaoMikucing.
"Kena efisiensi anggaran kak," imbuh @yoshuaadi_.
Artikel Terkait
Terjadi Ledakan Matahari dalam Beberapa Hari Terakhir, Benarkah Jadi Penyebab Suhu Indonesia Makin Panas? Begini Penjelasan BMKG
Viral, Fenomena Unik Gumpalan Putih dari Langit Mendarat di Kalimantan Tengah Mirip 'Awan Kinton' Dragon Ball, Begini Penjelasan BMKG
Hujan 9 Jam di Merapi: BMKG Imbau Warga Waspada Bahaya di Kawasan Rentan
Heboh Anggaran BMKG Dipangkas, Info Cuaca hingga Peringatan Gempa Tsunami Bakal Tak Akurat, Netizen Ramai Salahkan Program Makan Bergizi Gratis
Kebanyakan Gaya, Admin Gerindra Kena Skakmat Usai Gagal Paham Soal Efisiensi Anggaran Pendidikan: Komentar Dihapus?
Inpres Efisiensi Belanja APBN dan APBD Picu Pro Kontra, Ganjar Pranowo Kritik Tegas Pemerintah: Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat