"Dampak efisiensi anggaran," ucap @said_dibalik.
Beberapa waktu setelah itu, BMKG pun mengunggah update gempa di Bantul dengan data yang sudah stabil, yakni M 4,4.
Mengenai adanya beberapa protes netizen mengenai gempa di Bantul tersebut sampai saat ini BMKG masih bungkam disinggung tentang efisiensi.
Di sisi lain, BMKG pada 09 Februari 2025 menegaskan bahwa layanan informasi tidak terkena dampak efisiensi.
Yakni hanya ada beberapa hal yang menjadi konsentrasi seperti perjalanan dinas hingga operasional perkantoran.
"BMKG memastikan layanan informasi cuaca, iklim, serta deteksi gempa bumi dan potensi tsunami tetap berjalan maksimal 24 jam untuk menjangkau seluruh masyarakat Indonesia," pungkas Instagram @infobmkg.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Terjadi Ledakan Matahari dalam Beberapa Hari Terakhir, Benarkah Jadi Penyebab Suhu Indonesia Makin Panas? Begini Penjelasan BMKG
Viral, Fenomena Unik Gumpalan Putih dari Langit Mendarat di Kalimantan Tengah Mirip 'Awan Kinton' Dragon Ball, Begini Penjelasan BMKG
Hujan 9 Jam di Merapi: BMKG Imbau Warga Waspada Bahaya di Kawasan Rentan
Heboh Anggaran BMKG Dipangkas, Info Cuaca hingga Peringatan Gempa Tsunami Bakal Tak Akurat, Netizen Ramai Salahkan Program Makan Bergizi Gratis
Kebanyakan Gaya, Admin Gerindra Kena Skakmat Usai Gagal Paham Soal Efisiensi Anggaran Pendidikan: Komentar Dihapus?
Inpres Efisiensi Belanja APBN dan APBD Picu Pro Kontra, Ganjar Pranowo Kritik Tegas Pemerintah: Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat