Kamis, 4 Juni 2026

Kini Diblacklist dan Dihujat, Ali Mustofa Ungkap Kronologi Lengkap Detik-Detik Juliana Marins Hilang di Gunung Rinjani

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 10 Juli 2025 | 07:00 WIB
Tangkapan layar sosok Ali Mustofa, guide asal Senaru, menceritakan kronologi insiden Juliana Marins dan tekanan yang dihadapi. (x.com/braida)
Tangkapan layar sosok Ali Mustofa, guide asal Senaru, menceritakan kronologi insiden Juliana Marins dan tekanan yang dihadapi. (x.com/braida)

SketsaNusantara.id - Insiden yang menimpa Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang meninggal dunia di Gunung Rinjani, Lombok, menggemparkan dunia internasional.

Di tengah polemik yang muncul, Ali Mustofa, pemandu lokal yang mendampingi rombongan pendakian tersebut, akhirnya angkat bicara.

Ali Mustofa, warga asal Senaru, Lombok Utara, merupakan guide yang mendampingi rombongan Juliana mendaki Gunung Rinjani melalui jalur Kandang Sapi.

Baca Juga: RDP Komisi V DPR RI, Netizen Sebut Politisi Golkar ini akan Benturkan Agam Rinjani dengan Basarnas Terkait Misi Evakuasi Juliana Marins

Pendakian dimulai pada 20 Juni 2025, dengan komposisi satu orang guide dan tiga porter.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan instagram @hailotim, Ali menjelaskan bahwa seluruh rombongan berniat untuk mencapai puncak (summit) pada 21 Juni 2025 dini hari.

"Juliana kelelahan saat perjalanan menuju puncak, sekitar pukul 05.30 pagi. Saya persilakan dia istirahat di area yang agak luas dan aman," ungkap Ali.

Baca Juga: Ali Musthofa Nekat Turuni Jurang Demi Selamatkan Juliana, Kini Justru Dihujat Publik

Setelah memastikan Juliana beristirahat, Ali memutuskan untuk mengecek kondisi anggota lain yang kecepatannya setara dengan Juliana. Ia menyatakan bahwa jaraknya sekitar tiga menit perjalanan.

Namun ketika kembali, Juliana sudah tidak berada di lokasi semula. Hanya cahaya senter yang terlihat di kejauhan.

"Saya balik jemput Juliana, tapi saat itu sudah tidak ada di tempat dan saya hanya lihat nyala senter," ujar Ali.

Baca Juga: Prabowo Lawatan ke Brazil, Menko Yusril Tegaskan Warganet Menahan Diri dan Indonesia Siap Kooperatif Tangani Kasus Kematian Juliana Marins di Rinjani

Menyadari kemungkinan Juliana terjatuh, Ali berusaha melakukan evakuasi secara mandiri. Ia menggunakan tali untuk menuruni lereng demi menjangkau Juliana. Sayangnya, panjang tali yang terbatas, sekitar 100 meter sehingga tidak cukup untuk menjangkau lokasi jatuhnya korban. Setelah itu, Ali menunggu kedatangan tim penyelamat.

Ali juga membantah narasi yang beredar di media sosial terkait tas yang tampak dalam video viral.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: instagram @hailotim

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X