Pameran ini dapat disaksikan secara daring melalui tautan: https://mamaaleta.org/category/photo-story.
Melalui tenun, sorgum, dan cerita yang menyusup dari celah-celah foto, Mama Aleta Fund mengingatkan kita bahwa perubahan sosial dan ekologis sejatinya tidak bisa hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari seberapa kuat kita menjaga tanah, tubuh, dan ingatan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Mengenang Hilangnya Ludruk Pak Sabar Kalisat, Misteri di Tengah Gejolak Peristiwa Kelam pada Tahun 1965
Dorong Partisipasi Aktif Suarakan Hak Kelompok Rentan, Lembaga GPP Jember Gelar Pameran Karya Kreatif di Festival Jurnalis Warga
Kalisat Tempo Dulu 9 Dara Memeta Kota, Sebuah Upaya Melihat Perjalanan Peradaban Kota Jember dari Perspektif yang Berbeda
Pameran Tunggal Pelukis Yos Suprapto di Galeri Nasional Ditunda, Gara-Gara Lukisan Jokowi? Netizen: Darurat Demokrasi
3 Poin Klarifikasi Galeri Nasional Usai Tunda Pameran Tunggal Yos Suprapto hingga Ungkap Alasan Kurator Mundur
Galeri Nasional Tunda Pameran Tunggal Yos Suprato Gara-Gara Kendala Teknis, Netizen: Selamat Datang Kembali Orba?
Antara Kentongan, Mantra, dan Sayap Merpati: Kisah Budi Prasetyo Menjaga Tradisi Getakan dari Desa Ajung Kalisat
Sudut Kalisat Hidupkan Sejarah Lokal Lewat Merokat Kenangan, Sebuah Upaya Untuk Mengenal dan Mencintai Kampung Halaman