Namun, gencatan senjata ini gagal bertahan. Pemerintah Iran menginstruksikan serangan intensif ke wilayah dekat Ibu Kota Teheran sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Iran.
Namun, Iran bersikeras membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa serangan dilakukan sebelum ada kesepakatan gencatan senjata.
Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak
Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump merasa dikhianati oleh Israel yang menyerang Iran dan menyerukan kedua negara menepati perserujuan gencatan senjata.
Dengan kedua pihak saling tuding, para pemimpin dunia termasuk Sekjen PBB yang menyerukan de-eskalasi dan melakukan jalur diplomasi untuk menyelesaikan konflik.
Konflik ini berisiko akan meluas bahkan dikhawatirkan akan memicu Perang Dunia III jika Rusia, China hingga Korea Utara ikut terlibat dan warga sipil yang tak bersalah ikut menanggung akibatnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Perundingan Nuklir Iran-AS Dibatalkan Pasca Konflik Iran-Israel yang Kian Memanas
Iran Ajak Prabowo ke Teheran saat Diserang Zionis Israel, Indonesia Dinilai Bisa Jadi Penetral Dunia Internasional
Kedutaan AS Wajibkan Pemohon Visa Pelajar dan Pertukaran Cantumkan Media Sosial serta Atur Akun Jadi Publik
AS dan Israel Serang Fasilitas Nuklir di Iran, IAEA Konfirmasi Kerusakan di Esfahan, Fordow, dan Natanz
Oman Kecam Agresi Ilegal AS dan Serukan De-eskalasi untuk Hormati Hukum Internasional Terkait Serangan ke Fasilitas Nuklir
Mulai Krisis Pasokan Energi hingga Lonjakan Harga Minyak Mentah, Pengamat Analisa Akibat Iran Tutup Selat Hormuz Karena Serangan Amerika