Kamis, 4 Juni 2026

‘Dagelan’ Netanyahu, PM Israel Curhat Anaknya Bolak-Balik Gagal Nikah Gegara Konflik dengan Iran, Warganet Bandingkan dengan Nasib Rakyat Palestina

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 Juni 2025 | 17:03 WIB
Potret Benjamin Netanyahu curhat anaknya gagal nikah gegara serangan rudal Iran, padahal Israel duluan yang menyerang dan memicu konflik  (Instagram/b.netanyahu)
Potret Benjamin Netanyahu curhat anaknya gagal nikah gegara serangan rudal Iran, padahal Israel duluan yang menyerang dan memicu konflik (Instagram/b.netanyahu)

Warganet lainnya juga ikut menyoroti penderitaan rakyat Palestina akibat konflik berkepanjangan di Gaza. Serangan Israel sejak Oktober 2023, dianggap sebagai genosida yang telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan kelaparan.

Baca Juga: Gagal Capai Tujuan, Zaskia Adya Mecca dan Rombongan Aktivis Aksi Global March to Gaza Putuskan Kembali Pulang ke Indonesia, Ini Alasannya

Fasilitas rumah sakit jadi target sasaran tentara Israel bahkan warga di pengungsian tak bisa mendapatkan kehidupan yang layak. Akses bantuan kemanusiaan tak bisa masuk ke Gaza karena akses ditutup sejak 2 Maret 2025.

Sementara Netanyahu sibuk mengeluhkan nasib keluarganya, dunia masih menyoroti tragedi kemanusiaan di Gaza.

Lebih dari 37 ribu warga Palestina tewas sejak agresi Israel yang sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga: Zaskia Mecca Bicara Blokade Mesir dan Gagalnya Konvoi Global March to Gaza: Tapi Ini Bukan soal Kami, Ini soal Gaza

"Gak usah didengerin dia curhat, lupa kali dia dari dulu suka bikin rakyat Palestina sengsara. Giliran dapat lawan yang lebih kuat, dia ketar-ketir," komentar akun @ru****s.

"Bodo amat, dia mikirin keluarganya sendiri gak mikirin orang-orang di Gaza. Rakyatnya aja protes di Israel gara-gara serangan Iran bikin rumah mereka hancur, salah sendiri dia malah nyerang Iran," komentar akun @am****de.

"Dia sedih karena anaknya gagal nikah, coba pikirin ibu-ibu Palestina yang tiap hari kehilangan anak gara-gara dia juga. Rakyat Palestina gagal hidup damai, tiap hari rumah mereka digempur, banyak anak-anak jadi yatim piatu," tulis akun @kh****na.

Baca Juga: Zionis Israel Bombardir Iran, Tapi Gaza Terus Menjadi Ladang Kematian: Lebih dari 274 Tewas, Ribuan Luka-Luka

Sebagaimana diketahui, Israel meluncurkan serangan Operation Rising Lion pada 13 Juni 2025 lalu dengan menargetkan fasilitas nuklir Iran yang mengakibatkan sejumlah petinggi serta ahli nuklir Iran tewas.

Serangan balasan dari Iran melalui Operation True Promise III yang menargetkan Tel Aviv dan menyebabkan puluhan warga Israel tewas serta fasilitas di rumah sakit rusak.

Parahnya lagi, Amerika Serikat (AS) ikut membela Israel dengan mengirimkan serangan ke fasilitas nuklir Iran. Hal ini seolah menjadi pernyataan "perang terbuka" hingga Iran menyerang pangkalan udara AS di Qatar.

Baca Juga: Pemerintah Evakuasi 386 WNI di Iran, Tak Semuanya Mau Pulang ke Indonesia

Konflik Iran-Israel sendiri belum menemukan titik terang. Pada hari Selasa, 24 Juni 2025, Netanyahu menyetujui usulan gencatan senjata.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: The Guardian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X