Kamis, 4 Juni 2026

AS dan Israel Serang Fasilitas Nuklir di Iran, IAEA Konfirmasi Kerusakan di Esfahan, Fordow, dan Natanz

Photo Author
Fita Tristiani, Sketsa Nusantara
- Senin, 23 Juni 2025 | 10:30 WIB
Ilustrasi lokasi nuklir sebagai sumber energi. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi lokasi nuklir sebagai sumber energi. (Pexels/Pixabay)

 


SketsaNusantara.id - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengkonfirmasi bahwa lokasi nuklir Iran yaitu Fordow, Natanz, dan Esfahan telah terkena serangan.

Pernyataan ini muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir milik Iran.

Berdasarkan analisis dari informasi yang IAEA peroleh, badan atom internasional tersebut menilai bahwa telah terjadi kerusakan tambahan di Esfahan.

Baca Juga: Kementerian Luar Negeri Berhasil Evakuasi Orang dari Iran dan 4 dari Israel di Tengah Memanasnya Konflik Iran-Israel

Sebelumnya, menurut IAEA, Israel telah beberapa kali menyerang fasilitas nuklir di Esfahan sejak mulai menargetkan nuklir Iran pada 13 Juni 2025.

Hal ini berdasarkan pernyataan dari Direktur Jenderal Rafael Mariano Grossi pada 22 Juni 2025.

IAEA sebelumnya telah melaporkan bahwa beberapa bangunan di kompleks Esfahan mengalami kerusakan dan sebagian mungkin berisi bahan nuklir.

Baca Juga: 5 Fakta Selat Hormuz di Iran, Jalur Penting Distribusi Minyak Penghubung Teluk Persia-Teluk Oman, Jantung Ekspor Energi Dunia?

“Serangan terbaru pada dini hari tadi merusak bangunan-bangunan lain di Esfahan. Selain itu, kami juga memastikan bahwa pintu-pintu masuk ke terowongan bawah tanah di lokasi tersebut ikut terdampak.” ujar Grossi seperti yang dikutip SketsaNusantara.id dari portal resmi IAEA.

Organisasi ini juga menambahkan belum bisa memastikan tingkat kerusakan di fasilitas pengayaan uranium di Fordow. Pasalnya, fasilitas ini berada di bawah tanah sehingga sulit dijangkau untuk dilakukan penilaian langsung.

Menurut IAEA, fasilitas nuklir Iran di Fordow dibangun jauh di dalam pegunungan di Iran tengah. Lokasi tersebut memiliki sifat penetratif dari bom yang digunakan.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Eskalasi Konflik di Timur Tengah: AS Bela Israel Serang Situs Nuklir Iran, Ultimatum Donald Trump Picu Kekhawatiran Perang Dunia III

IAEA dalam keterangannya mengkonfirmasi bahwa tidak ada peningkatan radiasi di luar lokasi yang dilaporkan.

“Sudah jelas bahwa Fordow juga terkena dampak secara langsung, tetapi sejauh mana kerusakan di dalam ruang pengayaan uranium belum bisa dipastikan,” tambah Grossi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X