Grossi meminta negara-negara yang terlibat untuk segera mengakhiri konflik melalui jalur diplomatik.
Langkah ini, menurut IAEA membuka peluang bagi mereka untuk kembali melakukan verifikasi di Iran. Salah satu fokus utama adalah pemeriksaan terkait cadangan uranium yang sudah diperkaya dalam tingkat tinggi.
Inspektur IAEA memverifikasi cadangan uranium yang diperkaya jumlahnya melebihi 400 kg, verifikasi ini dilakukan beberapa hari sebelum konflik militer di Timur Tengah dimulai.
“Kita harus memungkinkan inspektur IAEA kembali bekerja. IAEA siap menjalankan peran penting dalam proses ini. Kami telah berdialog dengan Iran dan Amerika Serikat,” ujar Grossi dalam keterangan yang diberikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
SBY Serukan Kewaspadaan Global atas Perang Iran-Israel: Situasi di Ambang Malapetaka dan Harus Dicegah
Putin Klarifikasi Posisi Rusia di Konflik Timur Tengah, Tegaskan Strategi Moskow Jaga Keseimbangan di Tengah Konflik Iran-Israel
Dukung Palestina Jangan Terkurung soal Sunni-Syiah, Buya Yahya Tegaskan Muslim Indonesia yang Masih Dilema Berpihak ke Iran karena Alasan Beda Aliran
Breaking News! Trump Klaim AS Bom 3 Situs Nuklir Iran Termasuk Fordow, Benarkah Perang Melawan Zionis Israel Berakhir?
Ditolong Bestie, Netanyahu Puji Donald Trump Usai Serang Pangkalan Nuklir Iran, PM Israel: Amerika Tak Terkalahkan