Minggu, 19 Juli 2026

Tim SAR Dibully Usai Evakuasi Pendaki Brasil yang Jatuh di Rinjani, Analis Basarnas: Penyelamatan di Gunung Kompleks dan Berbahaya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 Juni 2025 | 14:59 WIB
Analis Basarnas tanggapi proses evakuasi pendaki Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani (Instagram/@joshua_banjarnahor_)
Analis Basarnas tanggapi proses evakuasi pendaki Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani (Instagram/@joshua_banjarnahor_)

Sementara itu, menurut pengamat hingga pakar penerbangan umum dan penyelamatan Gerry Soejatman, lokasi korban membuat proses evakuasi dengan helikopter cukup mustahil.

Bahkan Gerry melalui akun X-nya @GerryS mengungkapkan, sekali pun cuaca cerah, proses evakuasi menggunakan helikopter dengan medan seperti Rinjani akan cukup menyulitkan.

Alasannya, helikopter milik Basarnas tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hosting (mengangkat/menurunkan barang/orang dengan tali dari dan ke helikopter) tidak memadai.

Baca Juga: Pendaki Asal Brasil Juliana Marins Terjatuh di Jurang Gunung Rinjani, Terjebak di Kedalaman 500 Meter Proses Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem

“Heli Basarnas tidak akan bisa melakukan hosting rescue korban, mau cuacanya bagus sekalipun,” tulisnya.

Gerry juga menambahkan, meski Basarnas menggunakan Blackhawk, dengan lokasi korban yang berada di ketinggian 9.400 kaki, tetap tidak mungkin dilakukan.

“Untuk perbandinga, Blackhawk aja hover OGE max di 6.200 ft,” cuit Gerry lagi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @joshua_banjarnahor_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X