SketsaNusantara.id - Bupati Jember Muhammad Fawait menerangkan bahwa ada sejumlah kategori dalam pelaksanaan program Beasiswa Pemkab Jember 2025.
Mulai beasiswa prestasi, beasiswa afirmasi ekonomi, beasiswa guru dan perangkat, daerah/desa, beasiswa kompetisi, beasiswa santri ponpes, dan beasiswa hafiz Quran, serta beasiswa khusus.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram Pemkab Jember, Beasiswa Prestasi maksimal terdiri atas 15 persen dari pagu beasiswa. Nantinya, beasiswa ini akan diberikan kepada mahasiswa program D3, D4, S1 yang berprestasi akademik maupun non akademik.
Selain itu, beasiswa prestasi juga ditujukan untuk mahasiswa yang berprestasi di bidang seni-budaya, keagamaan, olahraga, kewirausahaan, lingkungan, dan bidang lain.
Lalu, Beasiswa Afirmasi Ekonomi diberikan kepada maskimal 30 persen dari pagu beasiswa. Ke depan, beasiswa ini bakal diberikan kepada mahasiswa program D3, D4, S1 yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Selanjutnya, yakni Beasiswa Guru dan Perangkat, Daerah/Desa. Beasiswa ini diberikan kepada maksimal 10 persen dari pagu beasiswa.
Sama seperti yang disampaikan Gus Fawait, beasiswa guru ini juga akan diberikan kepada yang berprestasi di bidang akademik maupun non akademik. Termasuk diberikan untuk pengasuh pondok pesantren dan perangkat desa yang menempuh program D3, D4, S1. Namun, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh daerah.
Lebih lanjut, Beasiswa Kompetisi diberikan kepada 10 persen mahasiswa dari pagu beasiswa. Sasarannya adalah mahasiswa semester yang menempuh program D3, D4, S1.
Namun, kategori ini difokuskan kepada lulusan SMA/SMK/MA melalui jalur seleksi seleksi nasional berdasar prestasi (SNBP) dan seleksi nasional bersadar tes (SNBT).
Kelima adalah Beasiswa Santri Pondok Pesantren dan Hafiz Quran. Sasarannya, kepada maksimal sebanyak 15 persen dari pagu beasiswa. Jelas, sasarannya untuk santri pondok pesantren dan hafiz quran. Baik yang berkuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Terakhir adalah Beasiswa Khusus. Yakni, sebanyak 15 persen dari total pagu. Beasiswa ini diberikan secara khusus bagi anak-anak dari profesi yang berperan penting dalam masyarakat. Misalnya, guru ngaji dan pengasuh pondok pesantren.***
Artikel Terkait
Maarabaca Jember Gelar Lapak Baca di Alun-Alun, Suarakan Literasi di Tengah Keramaian dan Fasilitas Ruang Publik Kota yang Kurang Inklusif
Ini Potret Perjuangan Pahlawan Jember dalam Bingkai Museum dr Soebandi
Seribu Personel Dikerahkan, Polres Jember pastikan Kegiatan Suro PSHT Kondusif
Parkir Gratis di Jember Berlaku hingga Agustus 2025, Dishub Awasi Ketat Jukir Liar dan Siapkan Sistem Digital
Beri Bantuan Korban Angin Kencang di Silo, Kadinsos Jember Ingatkan Tata Cara Berlindung saat Angin Kencang Terjadi
Bupati Jember Gus Fawait Kembali Lakukan Penyegaran Eselon Dua: Rotasi Ini Sudah Izin Kemendagri