Pada kecelakaan di di gunung dibagi beberapa periode waktu dan resikonya pada korban, yakni:
1. Dalam 24 jam pertama: Tingkat kelangsungan hidup bisa mencapai 90%.
2. Antara 25-48 jam: Tingkat kelangsungan hidup berkisar 50-60%.
3. Antara 49-72 jam: Tingkat kelangsungan hidup turun menjadi 20-30%.
4. Setelah 72 jam: Tingkat kelangsungan hidup bisa sangat rendah, bahkan di bawah 5-10%.
Dalam kasus Juliana Marins yang berhasil dilakukan evakuasi, secara hitungan waktu sudah melewati golden hour 72 jam dan ia berhasil di evakuasi dalam keadaan sudah tak bernyawa.
Sementara itu, keterlambatan tim SAR untuk menjangkau langsung Juliana di ke dalaman 600 meter sekitar Segara Anak disebabkan banyak faktor, diantaranya sulitnya medan hingga cuaca yang tak mendukung.
Ketika Gubernur NTB mendorong percepatan evakuasi dengan helikopter dan menyebut "Golden Time 72 jam", itu berarti ada kesadaran mendalam bahwa setiap menit sangat berharga untuk meningkatkan peluang Juliana ditemukan dalam keadaan selamat.
Sayangnya, meskipun upaya maksimal telah dilakukan, Juliana Marins akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Juliana Marins sebagai korban, faktor seperti suhu ekstrem, kurangnya makanan dan air, serta potensi cedera internal yang parah, membuat setiap jam sangat berharga. Sayangnya, meskipun upaya maksimal telah dilakukan, Juliana Marins akhirnya ditemukan meninggal dunia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Jatuh ke Jurang Sedalam 500 Meter di Gunung Rinjani, Pencarian Remaja Berusia 16 Tahun Ini Terus Dilakukan
Pendaki Asal Brasil Juliana Marins Terjatuh di Jurang Gunung Rinjani, Terjebak di Kedalaman 500 Meter Proses Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem
Kisah Tragis Pendaki Brasil Juliana Marins di Rinjani, Evakuasi Terkendala Medan dan Dapat Perhatian Dunia hingga Gubernur NTB Kerahkan 3 Helikopter
6 Fakta Insiden Pendaki Brasil Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kesulitan Evakuasi hingga Penutupan Sementara Pendakian
Update Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Jatuh di Jurang Gunung Rinjani Kedalam 600 Meter Telah Meninggal Dunia
Tim SAR Dibully Usai Evakuasi Pendaki Brasil yang Jatuh di Rinjani, Analis Basarnas: Penyelamatan di Gunung Kompleks dan Berbahaya