Sabtu, 18 Juli 2026

Respons Polisi soal Penangkapan Mahasiswa yang Bentangkan Spanduk Gibran 'Omon-Omon' di Blitar: VVIP Lewat, Harus Steril

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 19 Juni 2025 | 08:46 WIB
Potret Gibran Rakabuming Raka kembali disorot saat kunjungannya di Blitar, Jawa Timur diwarnai aksi penangkapan mahasiswa PMII, padahal cuma ingin menyampaikan aspirasi ke Wapres (Instagram/gibran.rakabuming)
Potret Gibran Rakabuming Raka kembali disorot saat kunjungannya di Blitar, Jawa Timur diwarnai aksi penangkapan mahasiswa PMII, padahal cuma ingin menyampaikan aspirasi ke Wapres (Instagram/gibran.rakabuming)

Baca Juga: Filsafat UI Kawal Kasus Cho Yong Gi, Mahasiswa yang Ditangkap Saat Bantu Demonstran Luka di Aksi May Day 2025

Pihaknya membantah adanya penangkapan dan mengklaim 3 mahasiswa tersebut diamankan karena hendak menerobos laju rombongan Gibran.

Kepolisian juga menyebut tindakan paspampres ini sudah tepat sesuai prosedur pengamanan Wapres yang termasuk dalam kategori orang penting atau VVIP (Very Very Important Person).

"Tiga mahasiswa ini membawa poster mau menerobos rombongan (Wapres) sehingga dihalau (paspampres) karena kalau VVIP lewat (sesuai SOP) kan harus steril, nggak boleh ada kendala," tuturnya.

Sempat ramai di medsos, polisi menyebut mahasiswa PMII Blitar yang sebelumnya diamankan paspampres itu sudah dipulangkan dan tidak ada penahanan.

Baca Juga: Politisi PSI Panen Kritik Usai Sebut Gibran Jadi Wapres Terbaik Sepanjang Sejarah RI, Warganet Ramai Beberkan Prestasi Bung Hatta hingga BJ Habibie

"Sekarang ya sudah dipulangkan ya, wong cuma dihalau saja disuruh minggir karena aksinya ini juga berbahaya buat dirinya sendiri," pungkas Kompol Subiyanta.

Video penangkapan mahasiswa PMII Blitar yang viral di medsos seketika ramai jadi perbincangan. 

Banyak warganet menyayangkan tindakan paspampres yang terlalu kasar pada mahasiswa, padahal mereka hanya ingin menyampaikan aspirasi mewakili masyarakat.

Sebelumnya, PKC PMII Jatim menyebut penangkapan ini membuat teman-teman mahasiswa ikut merasakan dampak psikis, padahal semua orang berhak menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga: Divpropam Polri Tegaskan Soal Sikap Instansi Kepolisian yang Anti Kritik Paska Ditariknya Lagu Sukatani, Akui Telah Periksa 4 Anggota Polda Jateng!

"Teman-teman kami diamankan saat ingin membentangkan spanduk, salah satunya soal janji 19 juta lapangan kerja supaya dibaca sama Mas Gibran," ungkap Mohammad Sholikul Hadi, dari PKC PMII Jatim.

"Padahal mereka ingin mengungkapkan keresahan masyarakat, tapi ditangkap Paspampres. Bahasanya saja diamankan, nyatanya mereka ditangkap, dibawa ke mobil dan ditahan 3-4 jam," tuturnya.

"Meskipun sekarang sudah dibebaskan ya secara psikis mereka terganggu dengan adanya (penangkapan) ini," tandasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X