Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Lagi untuk Ngamen, Ondel-Ondel akan Diatur UU dan Diundang ke Acara Resmi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Mei 2025 | 19:35 WIB
Ilustrasi, ondel-ondel akan diangkat ke panggung budaya Betawi. (Pexels/Jeffry S.S.)
Ilustrasi, ondel-ondel akan diangkat ke panggung budaya Betawi. (Pexels/Jeffry S.S.)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang merumuskan langkah hukum untuk melindungi warisan budaya khas Betawi, ondel-ondel, dari pemanfaatan yang dianggap tidak tepat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan mendorong pembentukan undang-undang khusus untuk memperkuat pelestarian ondel-ondel sebagai bagian dari identitas budaya Ibu Kota.

Rencana itu disampaikan Pramono dalam acara seremonial kesepakatan bersama pelestarian Budaya Betawi yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Mei 2025.

Baca Juga: Pramono Anung Tebus 371 Ijazah Siswa, Wujud Komitmen Pendidikan yang Inklusif

Dari Jalanan ke Panggung Budaya

Menurut Pramono, ondel-ondel tidak seharusnya digunakan untuk mengamen di jalanan, karena hal itu merendahkan nilai seni dan budaya yang terkandung di dalamnya.

"Sekarang ini saya akan meminta undang-undang bukan untuk di jalanan. Tapi merupakan bagian dari budaya utama Betawi," tegasnya.

Baca Juga: Siapa Brando Susanto? Kader PDIP yang Meninggal Dunia Saat Berikan Sambutan, Pramono Anung Sampaikan Duka Mendalam

Pramono menilai, sebagai warisan budaya yang dinamis, ondel-ondel perlu diberikan ruang yang layak agar bisa tetap berkembang dengan bermartabat.

Ia mengakui bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang menjadikan ondel-ondel sebagai sarana mencari nafkah dengan cara mengamen di pinggir jalan.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya soal pilihan individu, melainkan karena kurangnya dukungan dan perhatian pemerintah terhadap para pelaku seni.

Baca Juga: Deretan Ucapan Duka Cita untuk Ibu Bimbim Slank, Bunda Iffet yang Meninggal Dunia, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ungkap Rasa Kehilangan

"Saya termasuk yang kemudian memesankan supaya, mohon maaf, ondel-ondel tidak digunakan untuk mengamen, tetapi betul-betul dirawat dengan baik," kata Pramono.

Dorongan Keterlibatan dalam Acara Resmi

Pramono mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk ikut serta dalam upaya pelestarian ondel-ondel dengan melibatkan para senimannya dalam berbagai acara resmi. Ia berpendapat bahwa semakin banyak ruang tampil yang tersedia, maka akan semakin kecil kemungkinan ondel-ondel turun ke jalan.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan regulasi khusus yang mampu menempatkan ondel-ondel dalam posisi yang lebih terhormat sebagai simbol budaya Betawi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X