SketsaNusantara.id - Pernyataan Pramono Anung bahwa ia akan larang ASN berpoligami menuai banyak perdebatan.
Pramono Anung yang akan segera dilantik sebagai Gubernur Jakarta telah menyiapkan sejumlah kebijakan dimana salah satunya adalah terkait poligami.
Dalam pernyataannya, bahwa Pramono Anung merupakan seseorang yang menganut monogami sehingga ia mengancam bagi ASN Jakarta jangan sampai ada yang melakukan poligami.
Ia menegaskan bahwa siapa saja dipersilakan berpoligami asalkan jangan ASN Jakarta yang melakukannya, karena ia akan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) tersendiri terkait hal itu, rupanya hal itu oleh sejumlah kalangan disebut sebagai tindakan male centric.
Pramono Anung mengatakan bahwa tujuan Pergub poligami dibuat adalah untuk melindungi keluarga ASN dari praktek poligami untuk meminimalisir perceraian.
Hal itu ditegaskan harus dipatuhi sebab jika sampai ditemukan ASN di Jakarta yang lakukan poligami maka resikonya ia akan dipecat.
Atas keputusan Pramono Anung tersebut banyak terjadi perdebatan di masyarakat sebab bisa jadi revisi Pergub terkait poligami tak boleh dilakukan oleh ASN justru bisa menjadi bahan 'promosi' poligami bagi yang lain.
Sebab jelas dalam pernyataannya bahwa yang tidak diizinkan hanya ASN dan diluar ASN maka dipersilahkan untuk melakukannya.
Untuk itulah Ratna Batara Munti sebagai koordinator Asosiasi LBH APIK menyatakan menolak keputusan Pramono Anung terkait revisi Pergub poligami.
"Sangat tidak setuju (Pergub Poligami)," ujar Ratna Batara Munti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube tvOneNews.
Artikel Terkait
Pramono Anung Sambangi Sabi Saiman, Upaya Raih Dukungan di Pilkada 2024 dan Catat Keresahan Warga Jakut
Kata Ridwan Kamil dan Pramono Anung Soal Nomor Urut di Pilkada Jakarta 2024 yang Diundi KPU Hari Ini
Persiapan Pramono Anung - Rano Karno untuk Debat Perdana 6 Oktober 2024, Fokus pada Program yang Dapat Langsung Dikerjakan
Siapa Benyamin Sueb yang Disebut Pramono Anung saat Debat Pilkada Jakarta? Berikut Profil Seniman Betawi 'Ayah' Si Doel
Dukung Seniman Naik Kelas, Pramono Anung akan Menjamin Dana Abadi lewat Jakarta Fund jika Kelak Menang Pilkada 2024