Baca Juga: Presiden Prabowo Memanggil BP Batam ke Istana Merdeka untuk Percepatan Pembangunan Kawasan Investasi
“Bener pak @prabowo? Minimal jangan merusak bangunan sejarah negara sendiri pak,” tulis @s**********o.
Selain mengecam, salah satu netizen juga kembali menyinggung salah satu status akun Fufufafa yang diyakini milik wakil presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Jadi relate sama status si @gibran_tweet yang ini,” tulis akun @yaomin999 yang mengunggah status akun Fufufafa.
Saya lagi membayangkan Prabowo mendaki Semeru, trus pas nyampe di puncak dia mengibarkan bendera merah putih lalu dia berteriak ‘Titiek kembalilah ke pelukanku’. Trus habis itu dia menggelinding ke bawah seperti seekor landak, pas nyampe di bawah dia langsung membeli jagung bakar, begitu isi status yang dimaksud.
Meski kabar pemasangan eskalator di Candi Borobudur ini cukup menghebohkan, namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Taman Wisata Candi Borobudur maupun pihak istana.
Sementara itu, akun X @mazzini yang dikenal kerap vokal ini membantah kabar tersebut.
Menurutnya, pemasangan kayu jati seperti yang terekam dalam video di atas, bukan untuk eskalator, melainkan pelapis untuk melindungi batu.
“Ngaco. Itu pemasangan kayu jati sebagai pelapis untuk melindungi batu pada bagian tangga Candi Borobudur, bukan pemasangan eskalator,” tulisnya.
Pemilik akun juga mengungkapkan bahwa pemasangan pelapis tersebut sudah sering dilakukan.
“Sering dilakukan pemasangan pelapis untuk melindungi batu candi kalau acara besar, sifatnya sementara bukan permanen,” cuitnya lagi.
Akun tersebut juga mengunggah berita tanggal 9 Februari 2020 tentang tangga Candi Borobudur yang akan dilapisi papan kayu jati.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Rapat dengan Komisi VI DPR, Dirut PLN Berikan Klarifikasi soal Tarif Listrik dan Gangguan Layanan saat Ramadhan
Apa Dosa Kami Dilahirkan Sebagai Papua? Inilah Surat Pedih Antonia untuk Presiden Setelah Ibunya Ditembak dan Dikubur Tanpa Upacara
AJI Indonesia Soroti Ancaman Terhadap Mahasiswa UI yang Kritik ASN Berjenderal Lewat Kanal Opini Detik, Demokrasi dan Kebebasan Pers Kian Terkikis
Rencana Dedi Mulyadi Kirim Anak Berprestasi ke Barak Militer Tuai Kontroversi, Netizen: Program Nasional Berbentuk Wamil
Puan Maharani Soroti Ormas GRIB di Lahan BMKG: Jangan Sampai Negara Kalah dengan Premanisme
Update Kasus Begal Payudara di Lebak Bulus Jakarta, Pihak Keluarga Korban Temukan...