Minggu, 19 Juli 2026

Diduga Diteror Usai Tulis Kritik ASN Berjenderal, Yogi Firmansyah Minta Opini Dihapus! Dewan Pers Buka Suara Karena Dicatut Soal Rekomendasi

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:54 WIB
Tulisan Yogi Firmansyah yang kemudian ditakedown  (Tangkapan layar website detik.com)
Tulisan Yogi Firmansyah yang kemudian ditakedown (Tangkapan layar website detik.com)

SketsaNusantara.id - Media sosial dihebohkan dengan dugaan aksi pembungkaman karya yang dialami oleh Yogi Firmansyah.

Sebelumnya, Yogi Firmansyah menulis pada kolom opini yang dimuat oleh Detik.com dengan judul "Jendral di Jabatan Sipil: Di Mana Merit ASN?".

Tulisan Yogi Firmansyah ini tayang pada Kamis, 22 Mei 2025 pukul 07.32 WIB.

Baca Juga: Besok! Mengulik Sejarah Perayaan Hari Kebebasan Pers Sedunia Atau World Press Freedom Day yang Akan Diselenggarakan Serentak Pada 3 Mei 2025

Namun setelah tulisan tersebut viral, Yogi Firmansyah mendapat rentetan kejadian yang tak lazim.

Yang pertama yaitu saat mengantarkan anaknya ke sekolah, ia diserempet oleh orang yang tak dikenal.

Tak berhenti sampai di situ saja, aksi teror yang dialami Yogi kembali terjadi. Motor yang dikendarainya tiba-tiba ditendang hingga terjatuh. Lagi-lagi ia tak mengenali siapa sosok yang melakukannya.

Satu hari setelah tulisannya ditayangkan dan kejadian teror yang menimpanya, Yogi meminta agar tim redaksi detik menghapus tulisannya.

Baca Juga: Tim Medis hingga Massa Aksi Demo Tolak UU TNI Jadi Korban Intimidasi dan Kekerasan Aparat, Netizen Minta Tolong Pelapor Khusus HAM PBB

Meski tak menghapus postingan artikel tersebut, namun tim redaksi Detik mengubah isi berita di dalamnya.

"Redaksi menghapus tulisan ini atas rekomendasi Dewan Pers, dan demi keselamatan penulisnya. Harap maklum," demikian isi berita tersebut setelah diubah.

Tak lama setelah itu, isi artikel tersebut kembali diubah. Dalam pernyataan terbarunya, tim redaksi Detik menyebut penghapusan isi berita tersebut bukan atas rekomendasi Dewan Pers, namun permintaan sang penulis.

Baca Juga: 5 Tindakan Intimidasi hingga Kekerasan yang Dialami Tim Medis Aksi Demo Tolak UU TNI, Dipaksa Foto Wajah?

"Redaksi menghapus tulisan opini ini atas permintaan penulis, bukan atas rekomendasi Dewan Pers. Kami memohon maaf atas keteledoran ini,"

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Dewan Pers

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X