Kamis, 4 Juni 2026

Politisi PSI Panen Kritik Usai Sebut Gibran Jadi Wapres Terbaik Sepanjang Sejarah RI, Warganet Ramai Beberkan Prestasi Bung Hatta hingga BJ Habibie

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 22 Mei 2025 | 18:23 WIB
Potret Gibran Rakabuming Raka yang disebut-sebut politisi PSI jadi Wapres RI terbaik sepanjang sejarah, tuai kritikan dari warganet (Instagram/gibran_rakabuming)
Potret Gibran Rakabuming Raka yang disebut-sebut politisi PSI jadi Wapres RI terbaik sepanjang sejarah, tuai kritikan dari warganet (Instagram/gibran_rakabuming)

"Wakil Presiden terbaik sepanjang sejarah? Bung Hatta dikagumi dunia karena dialektika dan kecerdasannnya dalam berdiplomasi," tulis Jhon dikutip dari postingan akun @jhonsitorus_19 yang diunggah pada hari Kamis, 22 Mei 2025.

"Adam Malik dikagumi dunia karena prakarsanya membentuk ASEAN dan pernah jadi Presiden Majelis Umum PBB. BJ Habibie dikagumi dunia karena teori Mr. Crack di dunia penerbangan juga sukses pasca krisis 98," imbuhnya.

Warganet lainnya juga mempertanyakan apa alasan Ade Armando menyebut Gibran sebagai wapres terbaik, mengingat Gibran belum memiliki prestasi yang menonjol.

Baca Juga: Tak Dukung Pemakzulan Wapres, Surya Paloh Panen Kritik Usai Sebut Gibran Tak Ada Skandal: Padahal Pernah Langgar Konstitusi Jalur 'Paman' di MK

Sebaliknya, masa jabatannya baru beberapa bulan sudah diwarnai berbagai kontroversi. Salah satu yang paling disorot adalah jejak digital Gibran di akun Kaskus "Fufufafa".

Akun tersebut diduga milik Gibran yang berisi postingan yang mengejek tokoh politik, termasuk Prabowo Subianto hingga melecehkan selebriti wanita seperti Syahrini dan perkataannya dianggap tak pantas dituliskan di media sosial.

Meskipun Menteri Kominfo Budi Arie membantah akun tersebut milik Gibran, isu ini tetap menjadi noda dalam perjalanan politiknya.

Tak sampai di situ, warganet juga menyinggung "janji-janji manis" Gibran yang dianggap tidak realistis, seperti 19 juta lapangan kerja yang disebut-sebut hanya sebagai "ilusi" dan "omon-omon" belaka.

Baca Juga: PHK Massal Hantam Media Nasional, Badai Efisiensi Paksa Ratusan Karyawan TV dan Radio Angkat Koper

Faktanya kini, yang ada malah muncul "badai PHK" dari berbagai perusahaan besar seperti Sritex hingga Panasonic yang menurunkan daya beli masyarakat dan menjadi tekanan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

Kritik warganet tidak hanya soal kurangnya prestasi, tetapi juga tentang sikap Ade Armando yang dianggap berlebihan dan cenderung mengkultuskan Gibran.

Jhon Sitorus menegaskan bahwa seorang akademisi seperti Ade seharusnya lebih bijak dalam berargumentasi, bukan malah memberikan pujian tanpa dasar yang justru mendegradasi PSI.

Baca Juga: Sindir Gibran? Aa Gym Ikutan Capek soal Polemik Fufufafa dan Minta Pemilik Akun untuk Jujur: Tidak Ada yang Tersembunyi bagi Allah

"Gibran? Apa gagasannya yang otentik? Apa kontribusinya? Apa masterpiece yang dikaryakan? Sejauh ini belum teruji sama sekali," komentar Jhon Sitorus.

"Berhentilah mengkultuskan manusia, apalagi jika standarnya masih jauh dari kata layak. Jadilah politisi yang cerdas dan bijak. Memuji tanpa harus berlebihan, apalagi tak ada yang layak dipuji malah mendegradasi PSI dan kader-kadernya sendiri," tandasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @JhonSitorus_18

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X