SketsaNusantara.id - Anies Baswedan kembali membahas soal pemerintah yang tampaknya ikut 'menyenggol' Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan ceramah usai melaksanakan sholat tarawih di Masjid Salman ITB, Bandung.
Dalam acara Tarawih dan Ceramah yang digelar pada hari Minggu, 9 Maret 2025, Anies menyampaikan materi dengan tema "Ilmu dan Berpikir Kritis: Alat Penjaga Demokrasi".
Dalam ceramahnya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyoroti pemerintah saat ini yang dianggap mengalami penurunan kepercayaan publik akibat kepentingan pribadi dan kurangnya integritas di kalangan pemimpin.
Ia menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam kepemimpinan untuk menjaga kepercayaan publik.
"integritas harus menjadi bagian yang bersenyawa dengan pemimpin-pemimpin yang ada di Republik ini, dan Indonesia sedang membutuhkan lebih banyak orang-orang yang amanah," kata Anies dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah kanal YouTube Masjid Salman ITB pada hari Minggu, 9 Maret 2025.
"Orang yang berada di dalam pemegang kewenangan tidak memandang kewenangan sebagai kegiatan usaha mencari keuntungan, namun seringkiali sekarang ini memegang kewenangan dijadikan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemakmuran," tandasnya.
Anies juga membahas konsep demokrasi dengan merujuk pada praktik musyawarah yang diterapkan oleh empat khalifah setelah Nabi Muhammad SAW.
Ia menekankan bahwa keputusan diambil secara demokratis dan tidak ada upaya untuk mempertahankan kekuasaan secara turun-temurun.
"Kita dapat menyaksikan jalannya tata pemerintahan di mana pergantian kekuasaan ditandai dengan dijalankan dengan kedamaian, bahkan penentuan kepemimpinan pun berdasarkan proses musyawarah," ucapnya.
"Keempat khalifah di pilih menggunakan musyawarah cari di masa itu di seluruh muka bumi. Pada masa itu, hakim pun banyak kisahnya menyatakan khalifah salah ketika dituntut oleh rakyat, itu adalah periode di mana ada demokrasi yang pergantian kepemimpinannya tidak berkelanjutan," tuturnya.
"Dan lihatlah apa yang terjadi sekarang ini, ketika kita berbicara tentang demokrasi pada hari ini kita menginginkan demokrasi yang berjalan untuk kepentingan rakyat bukan demokrasi yang berjalan untuk kepentingan sekelompok orang yang memegang kewenangan," tegasnya.
Artikel Terkait
Momen Akrab Anies Baswedan dan Ahok Ramai Jadi Sorotan, Jokowi Absen Hadiri Acara Malam Tahun Baru di Jakarta Jadi Gunjingan Netizen
Beda Kelas dengan Bahlil, Anies Baswedan Tanggapi Soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dikaitkan dengan Nasionalisme: Ini Seperti Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Antusiasme Jamaah di Masjid UGM Terhadap Anies Baswedan Viral, Video Kerumunan Tanpa Bodyguard Menjadi Sorotan
Membludak! Antusiasme Masyarakat Sambut Kehadiran Anies Baswedan di Masjid UGM, Sampai Rela Basah Kuyup Sholat Berjamaah Diguyur Hujan
Ramai Postingan Raja Juli Antoni tentang Ceramah Anies Baswedan Di Masjid UGM, Netizen: Jabatan Menteri tapi Level Buzzer
Kena Sentil Raja Juli Antoni, Begini Respons Tak Terduga Anies Baswedan Usai Disindir Gunakan Masjid Jadi Tempat Sampaikan Sindiran Politik