Supri menambahkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kepada masing-masing pihak keluarga, apakah benar memang ada perempuan atas nama Sri Wahyuni.
Supri menambahkan, agar peristiwa ini dijadikan pelajaran oleh masyarakat Jember. Jika hendak pergi ke luar negeri, maka ikutilah prosedur secara resmi.
“Tujuannya untuk memastikan apakah memang ada keluarganya yang hilang. Ini juga menjadi pelajaran bagi seluruh warga Jember, jangan sampai pergi keluar negeri tanpa prosedur yang resmi,” tandasnya.
Sebelumnya telah diberitakan bahwa ada seorang perempuan dalam peti es menggegerkan pihak kepolisian dan bea cukai Vietnam.
Baca Juga: Sasar Puslitkoka dan Papuma, Bupati Gus Fawait Ingatkan Potensi Wisata Jember
Peti isi es yang dikirim dari Kamboja itu awalnya diperiksa karena diduga menyelundupkan organ tubuh manusia. Namun, ketika dibuka, ternyata ada manusia utuh di dalamnya dan kondisinya masih hidup.
Petugas pun segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dalam video disebutkan bahwa perempuan itu diidentifikasi sebagai Sri Wahyuni (27), warga asal Jember, Jawa Timur.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disnaker Jember Suprihandoko mengatakan pihaknya belum mendapat informasi lengkap mengenai PMI yang bersangkutan.
"Kalau kami dimintai penjelasan, perempuan itu siapa, rumahnya di mana dan sebagainya, sebetulnya kami masih menunggu," ungkap Suprihandoko, Jum’at 09 Mei 2025.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Pro-Kontra SE Bupati Jember, Begini Komentar Soal Pembatasan Tujuan Study Tour
Bupati Jember Gus Fawait Ajukan 7 Ribu Listrik Gratis, Dirut PLN: Ini Malah Membantu Kami Berbakti pada Masyarakat
Gelar Aksi, Sehari setelah Pemkab Jember Datang untuk Ambil Sampel, Bagaimana Langkah Pemerintah Selanjutnya?
Dilarang Study Tour, SMP Negeri 2 Jember Tetap Laksanakan Perjalanan ke Bali, Ini Pernyataan Kepala Sekolah...
Tegaskan Kepala Sekolah Sudah Patuhi SE, Uang Tak Kembali Penuh dan Mental Peserta Didik Jadi Alasan SMPN 2 Jember Tetap Study Tour