SketsaNusantara.id- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember berupaya mencari identitas Pekerja Migran Indonesia asal Jember bernama Sri Wahyuni (27) yang ditemukan di dalam peti es dengan kondisi masih hidup.
Menurut Kepala Disnaker Jember, Suprihandoko menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya menunggu adanya laporan dari pihak keluarga Sri Wahyuni.
Kata Supri, pihak Disnaker sudah meminta bantuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk mencari identitas PMI tersebut.
Baca Juga: Dilakukan Serentak, Polres Gandeng Polsek di Jember Grebek Tempat Sabung Ayam
“Tentu kami tidak hanya menunggu. Kami sudah berkoordinasi dengan Dukcapil untuk mencari nama Sri Wahyuni yang usianya 27 tahun di Kabupaten Jember,” katanya, Rabu 14 Mei 2025.
Selanjutnya kata dia, setelah nanti mendapatkan data-datanya, Supri akan mengirimkan petugas untuk mengunjungi para keluarga atas nama Sri Wahyuni.
“Mencari juga yang wajahnya mirip, kami minta untuk disisihkan. Kemudian kami akan tugaskan tim untuk mendatangi keluarga-keluarga itu,” ujarnya.
Supri mengaku mengalami kesulitan kendati pihaknya sudah berupaya secara serius untuk mencari identitas PMI asal Jember itu. Pasalnya, belum ada pihak keluarga yang datang ke Disnaker Jember.
“Kami sangat berupaya secara serius. Namun kami kesulitan karena keluarganya belum ada yang datang ke kami,” ungkapnya.
“Kami khawatir keluarganya betul-betul tidak mampu. Makanya kami minta ke Dukcapil untuk memfilter nama Sri Wahyuni dan wajahnya mirip seperti yang ditayangkan di Medsos,” tambahnya.
Lebih lanjut kata Supri, pihaknya sudah mendapatkan beberapa data dari Dispendukcapil identitas atas nama Sri Wahyuni di Kabupaten Jember. Maka paling lambat besok hari Rabu 14 Mei 2025, petugas dari Disnaker akan mengunjungi beberapa nama tersebut.
“Kami sudah menyisihkan beberapa foto atas nama Sri Wahyuni beserta alamatnya. Karena sekarang masih libur, paling cepat besok kami tugaskan petugas untuk mengunjungi beberapa nama yang sudah dikirim dari Dukcapil itu,” paparnya.
Artikel Terkait
Pro-Kontra SE Bupati Jember, Begini Komentar Soal Pembatasan Tujuan Study Tour
Bupati Jember Gus Fawait Ajukan 7 Ribu Listrik Gratis, Dirut PLN: Ini Malah Membantu Kami Berbakti pada Masyarakat
Gelar Aksi, Sehari setelah Pemkab Jember Datang untuk Ambil Sampel, Bagaimana Langkah Pemerintah Selanjutnya?
Dilarang Study Tour, SMP Negeri 2 Jember Tetap Laksanakan Perjalanan ke Bali, Ini Pernyataan Kepala Sekolah...
Tegaskan Kepala Sekolah Sudah Patuhi SE, Uang Tak Kembali Penuh dan Mental Peserta Didik Jadi Alasan SMPN 2 Jember Tetap Study Tour