Kamis, 4 Juni 2026

BRI Catat Sejarah! Bagikan Dividen Rp51,73 Triliun dan Buyback Rp3 Triliun, Bukti Konsistensi Kinerja Gemilang

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 Maret 2025 | 19:57 WIB
Dari dividen raksasa hingga buyback miliaran, begini strategi BRI dalam RUPST 2025 untuk tetap menjadi pemimpin pasar (Dok. BRI)
Dari dividen raksasa hingga buyback miliaran, begini strategi BRI dalam RUPST 2025 untuk tetap menjadi pemimpin pasar (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan posisinya sebagai bank dengan performa solid di Indonesia.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, RUPST 2025 yang digelar hari ini, BRI memutuskan untuk membagikan dividen jumbo sebesar Rp51,73 triliun kepada pemegang saham. Selain itu, bank pelat merah ini juga mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp3 triliun.

Dividen yang dibagikan tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp48,10 triliun.

Baca Juga: Kembangkan Pinjaman BRI, Sawah Milik Petani di Jombang Ini Terus Bertambah

Dari laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp60,15 triliun, sekitar 86% dialokasikan untuk dividen. Pemerintah, sebagai pemegang saham mayoritas, akan menerima bagian sebesar Rp27,68 triliun.

Keputusan ini menunjukkan kepercayaan BRI terhadap fundamental keuangan yang kuat serta prospek bisnis yang cerah.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa keputusan pembagian dividen sudah mempertimbangkan aspek likuiditas dan ekspansi bisnis.

Baca Juga: Dukung Perkembangan UMKM di Indonesia, BRI Raih Penghargaan Internasional Best SME Bank in Indonesia di Tokyo

"Kami memastikan bahwa rasio kecukupan modal (CAR) tetap terjaga di atas 19% untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar Hendy.

Tak hanya fokus pada dividen, RUPST juga menyetujui aksi korporasi berupa buyback saham dengan total nilai maksimal Rp3 triliun. Buyback ini akan dilakukan dalam jangka waktu 12 bulan setelah RUPST, baik melalui Bursa Efek maupun di luar bursa.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai saham BRI di pasar, sekaligus mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. Dengan buyback ini, BRI berharap dapat menjaga kepercayaan investor serta mempertahankan kinerja saham yang stabil.

Baca Juga: BRI Teken MoU dengan HKI, Siapkan Pembiayaan untuk Optimalkan Kawasan Industri

Dalam RUPST 2025, BRI juga menetapkan perubahan jajaran direksi dan komisaris. Hery Gunardi resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama, menggantikan Sunarso. Sementara itu, Agus Noorsanto dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama.

Selain itu, beberapa perubahan nomenklatur jabatan juga terjadi, termasuk:

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X