SketsaNusantara.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang kembali menggandeng BRI Cabang setempat dalam mengelola anggaran untuk perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 lalu.
KPU Jombang beralasan tegas, BRI Cabang Jombang sudah membuktikan memberi kemudahan dalam pelayanan keuangan. Kemudahan mengakses kantor bank dan layanan prioritas terhadap penyelenggara Pilkada. Dua hal itu adalah keunggulan BRI dari sederet keunggulan lain yang diberikan kepada masyarakat, tak terkecuali pegiat penyelenggara Pilkada.
Demikian disampaikan Skeretatis KPU Kabupaten Jombang Mochamad Ariffudin belum lama ini kepada SketsaNusantara.id.
Baca Juga: Berkah Ramadhan, Omset Pengusaha Kosmetik Binaan BRI di Malang Meningkat Pesat hingga 40 Persen
Arif, sapaan akrabnya, mengatakan, untuk mengelola anggaran Pilkada yang mencapai Rp 62 miliar lebih, mustahil tidak menggendeng pihak perbankan. Tentu, tegasnya, pihaknya juga tidak asal dalam memilih bank.
“Menjadi keharusan kami menggandeng pihak perbankan dalam memanajerial penggunaan anggaran yang mencapai Rp 62.385.030.150. Kalau tidak, sudah pasti tidak sanggup. Sebab pekerjaan penyelenggaraan Pilkada begitu kompleks dan besar,” terang Arif.
Dia membeberkan, selama bekerjasama dengan BRI Jombang, banyak keuntungan lain yang dapat KPU Jombang. Selain dua layanan di atas, baik sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) merasa dimudahkan dalam bertransaksi.
Baca Juga: BRI Perkuat Prinsip ESG: Inisiatif Ramah Lingkungan dan Keuangan Berkelanjutan
“Sekretariat PPK yang bertugas membantu penyelenggaraan Pilkada di setiap kecamatan mengaku dapat dengan cepat dalam melakukan transaksi keuangan. Sebab, sebagaimana kita ketahui, BRI telah hadir di 21 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Jombang melalui kantor-kantor unitnya. Hal serupa juga diakui oleh sekretariat PPS yang membantu penyelenggeraan di 306 desa. Mereka cukup mengakses kantor unit BRI di kecamatan di mana mereka tinggal di kecamatan tersebut,” beber Arif.
Selain jarak yang dekat, sambung Arif, pihaknya mengaku mendapat layanan prioritas dari BRI Cabang Jombang. Prioritas layanan transaksi keuangan tersebut juga berlaku di 21 Kantor Unit BRI di setiap kecamatan.
“Jarak yang dekat untuk mengakses kantor bank dan layanan priorotas itulah menjadikan bagian penting tahapan Pilkada tidak terganggu,” tandasnya.
Penyelenggaraan Pilkada, terang dia, pihaknya dituntut dalam beberapa hal. Antara lain, harus tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Tiga hal itu, tambahnya, saling berkaitan. “Kalau ada kendala satu saja maka dua hal lainnya akan terkendala. Ini yang kami khawatirkan sebelum tahapan Pilkada dimulai,” kenang pria yang sebelumnya menjabat sekretaris di KPU Kabupaten Tuban ini.
Baca Juga: BRI Dorong UMKM Papua Global Spices Tembus Pasar Internasional, Ini Rahasianya!
Sebagai solusi, terusnya, Arif menggandeng BRI yang kompetensinya sudah tidak diragukan lagi. Semisal, Arif mencontohkan, pada saat pencairan anggaran karena jarak kantor bank jauh, maka pemenuhan logistik Pilkada atau kebutuhan lain akan tidak bisa tepat waktu.
Artikel Terkait
BRI Gandeng IIF, Beri Kredit Triliunan untuk Proyek Strategis Infrastruktur Indonesia
BRI Dukung Mario Aji di Moto2 2025: Langkah Besar Pembalap Muda Indonesia di Kancah Dunia
BRI Perluas Wealth Management: Hadirkan Private Signature Outlet Eksklusif di Surabaya
Komitmen Dukung Asta Cita, BRI Buka Pendaftaran Desa BRILiaN 2025: Program Pemberdayaan Desa Berbasis Digital dan Inovasi