Dengan tegas ia menyebut kebijakan pemerintah dalam RUU TNI diangap tidak efektif dan malah akan membuat banyak rakyat terluka.
"Karena kalau sampai (TNI dan Polri) mengurusi jabatan sipil, maka intimidasi bukanlah hal yang tidak mungkin," imbuhnya.
"Pisau hanya cocok untuk menyobek, memotong dan menusuk, jangan paksa pisau untuk menjadi pengganti sendok ataupun penganti pulpen," tandasnya.
"(Kebijakan ini) Gak efektif dan hanya bikin terluka," pungkas Bintang Emon.
Postingan Bintang Emon pun seketika mendapat perhatian publik dan mendapat likes 76 ribu setelah 1 jam diunggah. Ia mendapat dukungan dari para pengguna Instagram, termasuk jurnalis, akademisi dan para pengamat politik.
Jurnalis serta pengamat politik, Dandhy Laksono ikut menyematkan emoji api menyala yang membakar semangat perlawanan untuk menolak RUU TNI.
Sementara pakar hukum tata negara Bivitri Susanti ikut mengajak semua orang ikut andil dalam bersuara di media sosial meski kritikan rakyat hanya sekedar angin lalu yang tak didengar para "penguasa negara".
"Kita dukung terus untuk sebar luaskan, tulis, nyanyikan, bikin kartun atau apa saja yang bisa kita bikin dan ini kita lakukan untuk jaga keselamatan semua," tulis Bivitri Susanti dalam insta story yang diunggah hari Minggu, 16 Maret 2025.
"Sembunyi-sembunyi penguasa mau gol-kan RUU TNI. Terang-terangan kita nyalakan perlawanan. Tolak Dwifungsi ABRI 2.0!" tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Momen Prabowo Subianto Salami Mantan Panglima ABRI Jenderal Try Sutrisno Bikin Takjub Netizen: Respect Pak..
Mako Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Pangdam IV Mulawarman Sebut Penyebabnya hanya Salah Paham
Panglima TNI Agus Subiyanto: Prajurit Aktif Duduki Jabatan Sipil Akan Pensiun Dini, Mayor Teddy Mundur atau UU Diubah?
Terima Banyak Masukkan Soal Perda SOTK dari Fraksi-Fraksi, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Perda Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif
Geger Rapat RUU TNI di Fairmont Jadi Sorotan, Deddy Corbuzier Angkat Bicara: Ini Anarkis!
Heboh Rapat Revisi UU TNI di Hotel Berbintang, Deddy Corbuzier Sebut Aksi KontraS Geruduk Rapat Termasuk Kekerasan Anarkis: Ilegal dan Melanggar Hukum