Kamis, 4 Juni 2026

Pesan Bivitri Susanti Saat Buzzer Mulai Bela Pemerintah di Tengah Gencaran Aksi Demo 'Indonesia Gelap': Yang Punya Akal Sehat Terus Melawan!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 19 Februari 2025 | 15:46 WIB
Potret Bivitri Susanti dukung aksi demo Indonesia Gelap meski perlawanan kini mulai dipenagruhi buzzer yang pro pemerintah (Instagram/bivitrisusanti)
Potret Bivitri Susanti dukung aksi demo Indonesia Gelap meski perlawanan kini mulai dipenagruhi buzzer yang pro pemerintah (Instagram/bivitrisusanti)

SketsaNusantara.id - Akademisi dan Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti ikut meluapkan emosinya ketika melihat kondisi Indonesia yang makin gak karuan saat ini.

Sebagaimana diketahui banyaknya kebijakan pemerintah belakangan ini dinilai merugikan masyarakat, mulai dari pembatasan penjualan gas LPG 3 kg hingga adanya PHK tenaga honorer diikuti biaya pendidikan yang dipangkas imbas efisiensi anggaran.

Segudang masalah silih berganti dan banyaknya kebijakan pemerintah yang menuai kontroversi terjadi pasca 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, memicu protes hingga muncul tagar "Indonesia Gelap".

Baca Juga: Viral! Kronologi Seorang ASN Diduga Lakukan Kekerasan Kepada Siswa di Papua Buntut Demonstrasi Makan Bergizi Gratis, Bikin Netizen Geram

Tagar Indonesia Gelap seketika trending di media sosial menyoroti negara Indonesia yang "diselimuti kegelapan" akibat penguasa yang dinilai "culas" dan "tidak kompeten" serta tak berpihak pada rakyat sehingga membuat rakyat makin tersiksa.

Sejak hari Senin, 17 Februari 2025, mahasiswa dari berbagai Universitas di berbagai wilayah juga serentak turun ke jalan melakukan aksi demo bertajuk "Indonesia Gelap".

Namun, aksi demo ini mendapat kritikan dari sejumlah warganet yang pro pemerintah. Awalnya, tak begitu banyak yang menyoroti aksi demo ini, namun setelah selang beberapa hari kemudian mulai bermunculan warganet yang melontarkan kritik agar mahasiswa lebih mementingkan kuliah daripada turun ke jalan.

Baca Juga: PC IKA PMII Jember Kawal Pencalonan Muhammad Nur Purnamasidi di Munas, Sutrisno: Kader Kami Punya Potensi Besar

Bahkan sempat trending istilah "mahasewa" yang jadi kritikan pedas yang menyebut mahasiswa turun ke jalan karena "dibayar" oknum tertentu untuk menggulingkan pemerintahan.

Bahkan mulai ada postingan "Indonesia Masih Terang Benderang" yang membela pemerintah dan bertolak belakang dengan aksi "Indonesia Gelap".

Dalam postingan yang diunggah akun X @saphiraawr, disebutkan Indonesia masih "terang benderang" lantaran pendidikan masih jadi prioritas pemerintah, kesehatan rakyat masih jadi agenda penting negara dan efisiensi anggaran akan dialihkan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga: Profil Brian Yuliarto, Mendiktisaintek yang Baru Pengganti Satryo Brodjonegoro, Guru Besar ITB Peraih Habibie Prize

Selain itu, disebutkan pula "ekonomi Indonesia makin kuat yang berada di atas rata-rata capaian ekonomi dunia hingga kemiskinan menurun secara ektrem di era pemerintahan Prabowo.

Postingan Indonesia Terang Benderang ini jelas bertolak belakang dengan kenyataan yang ada saat ini dan tak sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini yang ekonominya makin memburuk.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X