SketsaNusantara.id- Candi Sirah Kencong adalah situs bangunan suci yang bercorak agama Hindu yang terdiri atas tiga bangunan berderet dari utara ke selatan, serta menghadap ke barat.
Tempat berdirinya Candi Sirah Kencong tersebut berada di Dusun Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Letaknya berada diketinggian yaitu di lereng Gunung Butak atau Pegunungan Kawi dan sekitar kompleks Candi Sirang Kencong ini terhampar perkebunan teh yang indah dan sejuk.
Candi Hindu tersebut pertama kali ditemukan pada pertengahan tahun 1967 dan sudah dilakukan percobaan pemugaran oleh Dinas Purbakala Jawa Timur, namun hasilnya banyak batu candi yang hilang.
Akhirnya, kegiatan pemugaran itu tak dapat mengembalikan bentuk Candi Sirah Kencong sama seperti semula.
Keadaan bangunan candi pun tidak lengkap dimana hanya tersisa kaki dan tubuh candi, sedangkan bagian atapnya sudah hilang.
Ada begitu banyak pahatan relief yang menghiasi dinding Candi Sirah Kencong ini dan semuanya memiliki kisah dan makna masing-masing berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id
Pada dinding badan Candi Sirah Kencong bagian timur adalah candi pertama dan terpahat sebuah relief yang mengisahkan Bubuksah-Gagangaking.
Kemudian pada bagian kaki candinya terdiri dari bingkai bawah, tengah dan atas dengan ukuran tinggi untuk bagian bawah adalah satu meter.
Lebar dan panjangnya masing-masing yaitu tiga meter serta terdapat juga pelipit-pelipit baris.
Sementara di dinding tubuh candi kedua, ada hiasan relief yang menggambarkan ular naga dengan kepalanya bertemu di pojok-pojok dinding tubuhnya.