Selain itu terdapat relief lainnya menunjukkan lima orang laki-laki yang tengah menyangga seekor ular naga.
Bangunan candi ketiga juga memiliki bentuk yang hampir mirip dengan candi pertama, baik kaki maupun badan candinya.
Hiasan relief pada pada dinding candi sebelah barat menceritakan tentang tiga orang raksasa yang memakai gelung dimana cirinya mirip dengan rokoh Bima dalam pewayangan.
Selanjutnya di bagian belakang ketiga tokoh tersebut, tampak pemandangan laut beserta dengan ombak-ombaknya.
Dinding Candi Sirah Kencong di sebelah selatan tergambar relief yang memperlihatkan dua orang dengan latar belakang sebuah laut.
Sementara itu, pada dinding candi timur terpahat relief seorang pendeta yang sedang berhadapan dengan cantriknya.
Konon katanya, ada dugaan bahwa relief tersebut menggambarkan Bima yang sedang menghadap gurunya Begawan Durna dengan tujuan menanyakan tempat tirta amerta berada.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Apa itu Preman? Trending di X Usai Pembubaran Paksa Diskusi FTA, Tak Hanya Dipakai Rezim Orde Baru, Ternyata Pernah Tercatat dalam Prasasti Candi!
Dibangun untuk Mengenang Joko Pandelegan, Inilah Candi Sumur di Sidoarjo Peninggalan Kerajaan Majapahit
Dibangun Pada Abad ke-11 di Masa Kerajaan Kahuripan, Inilah Candi Belahan di Pasuruan yang Memiliki Sumber Mata Air
Dibangun Pada Awal Kekuasaan Kerajaan Majapahit, Inilah Candi Kotes di Blitar yang Merupakan Anugerah dari Raden Wijaya
Inilah Keunikan Candi Lumbung Khas Buddha yang Nyempil di Area Candi Hindu, Ternyata Terselip Kisah Ini...